• posting perbulan

  • the writer himself

    foto Arul Chandrana

    Penasaran Arul Chandrana? Ini dia makhluknya!

  • suka tulisan Arul Chandrana? silahkan anda berlangganan

  • temukan semua yang kau dambakan

  • buku terbit

    klik untuk menelusur

  • klik untuk menelusur

Petani dan penulis

Aku punya seorang teman yang, awalnya tanpa persetujuannya, kupanggil dengan nama Dolgemat. Aku mengenalnya sejak kuliah dan dia seorang ustadz. Maka, panggilan yang lengkap untuknya adalah Pak Ustadz Dolgemat. Selain mengajar, dia sudah menjadi petani bahkan sejak belum lahir. Darah dan sikapnya adalah model petani teladan idaman. Maka panggilan yang lebih lengkap untuk temanku itu adalah, Pak Ustadz Petani Dolgemat. Aku menulis tentangnya karena ada yang menarik untuk kuceritakan mengenai Pak Ustadz Petani Dolgemat. Continue reading

Percakapan ayah dan anak paling mengharukan

image

Seorang anak menjenguk ayahnya yang tengah terbaring lemah di rumah sakit. Usia dan peristiwa menghilangkan masa muda dan kekuatannya. Bahkan untuk bernapas pun dia harus menggunakan selang karena paru-parunya tak lagi sanggup menjadi paru-paru yang semestinya.

X: rest well, Da
Y: It’s only when you’re here, son.
X: I’m here.
Y: aku teringat ibumu.
X: aku juga, selalu. Well, bicara soal masa lalu, apa yang paling membuat kalian berdua bahagia, Da?
Y: banyak hal, Son. Hampir semuanya menjadi kebahagiaan jika kami harus melakukan sesuatu bersama. Dan dari semua kebahagiaan itu, ada beberapa yang abadi dan tak mungkin aku lupakan.
X: apa itu, Da? Aku tertarik mendengarnya.
Y: listen, Son. Kami sangat bahagia ketika yang harus kami kerjakan berkaitan dengan kebaikanmu. Kami sangat bahagia ketika untuk pertama kalinya membimbingmu mengucapkan nama Pencipta seluruh alam raya, Allah SWT, kami sangat bahagia ketika mengajarimu mengucapkan nama nabi akhir zaman, Muhammad SAW. Kami setuju untuk mengajarimu nama-nama itu sebelum yang lainnya.
X: go on, Da
Y: kami selalu bersemangat mengajarimu sholat dan ketika usiamu sudah siap, aku dan ibumu rebutan untuk mengajakmu sholat berjamaah, kami juga rebutan membangunkanmu untuk  melakukan sholat subuh. Kau tahu, Son, melihatmu sholat subuh membuat hatiku basah dan hidupku terasa sangat berharga. Continue reading

The Lost Scene of Harley Potter

“hentikan! Jangan lakukan itu Malroy! “teriak Harley Potter pada musuh abadinya, Malroy.
“Kau tidak bisa menghentikan aku, Harley. Aku sudah siap.” jawab Malroy dingin.
“jangan, Malroy, buang semua yang ada ditanganmu.”
“mengapa aku harus menuruti keinginanmu? Air kelapa muda sudah siap, serutan daging degan-si-kelapa-muda pun sudah siap. Aku juga punya dua sendok makan madu, perasan air jeruk Pontianak dan es batu secukupnya. Aku sudah siap, Harley!”
“rencana jahat apa yang kau pikirkan, Malroy?” Harley maju selangkah, tongkat sihirnya dalam posisi siap.
“rencana yang sangat hebat,” jawab Malroy sambil tersenyum sinis. “akan kumasukkan semua bahan tadi ke mangkuk porselen, menambahkan sendok dan sedotan, kemudian menghidangkan kepada Bumbledoor dalam keadaan dingin. Kepala sekolah harus tahu aku tidak hanya bisa membuat racun berbahaya, tapi juga minuman segar penambah stamina. HAHAHAHA, BWAHAHAHA!” #berbagiresep #arulight

Bill Gates Jatuh di Dapurnya

Bill Gates sedang mengantuk di jet pribadinya ketika dia terlontar keluar dan jatuh di dapur sebuah rumah di Bawean. Dia melihat seorang wanita duduk tak jauh darinya.

Wanita itu sedang mengambil daging ikan tongkol, ikan layang dan ikan golok. Menaruhnya di sebuah cobek batu besar. Kemudian dia mengiris bawang merah, bawang putih, cabai, daun bawang dan tomat segar.
“she adds more onions than garlic” gumam Bill Gates.
Selanjutnya, wanita itu mengiris gula merah dan memasukkan sesendok garam ke dalam cobek. Kemudian dia mengulek semua bahan tersebut sampai halus.

Wanita itu berdiri dan mulai menyalakan api, dia menaruh wajan dengan minyak lumayan banyak di dalamnya. Setelah minyak panas, Continue reading

Kutipan novel: Ephala

image

Pada mulanya segala sesuatu adalah bersih dan murni, tapi kejahatan yang ditinggalkan manusia membekas dan senantiasa menghasut kejahatan berikutnya.

Hutan ini awalnya tempat yang teduh dan menyenangkan sampai kemudian, delapan ratus tahun yang lalu, sekelompok orang datang ke sini dan menyembelih hewan sebagai pengorbanan untuk setan. Itu kejahatan pertama, kejahatan berikutnya pun segera tiba. Kelompok itu semakin kuat dan ritual mereka semakin gelap.

300 tahun kemudian, mereka mengawali pengorbanan manusia. Tercatat ada 32 orang yang telah mereka korbankan, dan 20 lainnya diduga juga menjadi korban sekte sesat tersebut. Jiwa-jiwa yang marah dan penuh dendam tertanam di sana, membekas di kulit-kulit pepohonan, terperangkap dalam jerat niat jahat kesesatan.

Sekarang, satu abad setelah kelompok sesat itu ditumpas, jejak kebencian masih bertahan di hutan tersebut. Hantu-hantu pemarah mendekam di balik setiap helai daun gugur, amarah haus darah mengapung di udara yang bergerak perlahan, dan suara-suara penyiksaan memanggil dari balik ranting dan bongkahan tanah terlupa. Semua ini tak bisa lagi diselamatkan, Ephala.

#kutipannovel #ephala #aruliterature

Tidak enak karena kau bilang tidak enak

X: maaf tuan, sambalnya kurang sedap ya? Tadi saya kehabisan terasi nomor satu.
Y: hm….
X: tuan?
Y: seharusnya kau tidak memberi tahuku bahwa sambalmu tidak enak! Selama aku tidak mengatakan hal yang buruk, itu artinya masakanmu baik-baik saja. Kau tahu, rasa sukaku pada makanan membuat pikiran kritisku terabaikan. Maka jangan beritahu aku bahwa sebuah makanan tidak enak.
X: maaf tuan, maaf.
Y: selama aku tidak mengatakan makananmu jelek, selama aku tidak bereaksi negatif, selama aku tidak meminggirkan masakanmu, maka selama itu pula makananmu Baik-baik saja! Tapi karena kau terlanjur memberi tahuku bahwa sambalmu kurang enak, sekarang aku tahu makanan ini kurang enak.
X: maaf tuan, tidak akan ku–
Y: kau kupecat!
X: tuan? Mengapa aku dipecat? Kan, sebenarnya masakan saya baik-baik saja, tuan.
Y: kau kupecat karena kau memberi tahuku bahwa makananmu tidak enak! Kau kupecat karena kau seorang koki yang suka merusak cita rasa sebuah makanan dengan kata-kata
X: tu-tuan, aku akan bekerja di mana? Jangan, Tuan
Y: aku tahu tempat yang cocok buatmu, kau bekerjalah di Chum Bucket, Plankton akan senang punya koki sepertimu #arulight

Dua hal terpenting bagi penulis yang sulit terbit bukunya

image

Dua hal untuk kau pahami sebagai penulis ketika kau merasa heran mengapa karyamu mandek sementara karya orang lain berlomba masuk toko buku.

1. Apakah tulisanmu sudah sebagus tulisan mereka yang langganan terbit? Ini soal kualitas, dude. Jika tulisanmu lebih buruk dari hasil para penulis produktif tersebut, well, tidak heran bukumu kesulitan diterima penerbit.

Tapi jangan khawatir, ini belum kiamat bagi karirmu. Tulisan yang buruk bisa diubah dengan terus belajar dan ‘menjiplak’ mereka yang kau tahu lebih hebat darimu. Tulisan yang buruk bukan takdir, bukan kutukan, bukan gen, dia hanyalah suatu hasil logis dari sikap malas belajar dan memperbaiki diri.

2. Jika tulisanmu ternyata sudah Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 26 other followers