novel kedua catur amrullah: badai dan malam panjang di bawean

Kisah ini adalah sebuah kisah horror yang benar-benar terjadi di BAwean, tepatnya di desa saya, Kumalasa. Terjadi sekitar lima puluh tahun yang lalu, sewaktu ibu saya masih gadis. Dan cerita ini saya dapatkan langsung dari beliau. Dengan berbagai pertimbangan, saya membuat setting waktu yang berbeda dari kisah aslinya, juga beberapa detil saya ubah untuk menghormati pihak keluarga si hantu. Rangkuman dari novel saya itu sebagai berikut. Read more »

its raining this time

Berlindung dari derai hujan, mencoba bersembunyi dari kenangan yang tak pergi. Menatap keriuhan jalanan, mendengarkan detak jantungku sendiri. Begitu banyak orang di dunia, tapi di manakah aku bisa menemukan orang sepertimu? Bawa aku ke dalam hatimu, bawa aku ke dalam jiwamu. Beri aku tanganmu sebelum aku tua. Tunjukkan bahwa keajaiban bisa jadi kenyataan. Cintalah semua yang membawaku sejauh ini. Read more »

kenangan hari kemarin

Tiba-tiba aku teringat lagi masa laluku yang tidak membawa apa-apa kecuali kesedihan–dan beberapa kesenangan. Teringat nama-nama yang kini mereka tidak lagi di dunia. Kemana kalian sekarang? Kemana kalian pergi? Ini kehilangan yang besar dan aku tidak tahu harus berkata bagaimana lagi. Dan aku masih terus mengingat kata-kata yang dulu pernah mereka ungkapkan walau sebenarnya aku telah lupa bagaimna tepatnya. Read more »

a cup of tea philosophy

Anybody wants to live this place after me? And take everything easy as a broken cup of tea. A cup of tea, life and dream, to have and to loose. I figure that we all have our own cup of tea; place to realize that we have committed sins while in the same time we feel greater than ever—for the experience we gain. Why do we keep fighting to keep that cup of tea? Read more »

aha! ini dia semangat dan pikiran positif

But, this very moment, when I was caught in calamities—broken glasses, losing mobile phone, and having trouble with my PC, my dearest friend, Kyampret July, he told me these very wise words: it is to test you whether you can fight against this unhappy day. It is a test whether you can control your hatred feeling. Let’s back to nocturne: write traditionally on an ugly book (not PC), communicate primitively (not through mobile phone), and see the world nakedly (without glasses). Hahahahaha.
lihat gambar apa di bawah ini Read more »

seumur hidupku, aku tak pernah bertemu orang bodoh

Anda pernah bertemu orang bodoh? Atau Anda merasa punya teman yang bodoh? Teman kelas atau teman bermain, atau mungkin Anda merasa punya saudara yang bodoh? Bahkan aku pernah mendengar seseorang mengeluh karena memiliki orang tua yang bodoh, apa Anda mengalami hal serupa? Luar biasa, ketahuilah, seumur hidupku, aku tidak pernah bertemu orang bodoh! Luar biasa! Benar, tidak pernah! Read more »

Menebar semangat lewat facebook

Pernah anda jalan-jalan membaca status teman-teman kita? Lalu pernahkah anda mencoba mengadakan perhitungan, berapa banyak teman kita yang sedang susah dan yang sedang bahagia penuh semangat? Aku temukan jika lebih banyak orang susah dari pada orang puas dengan dirinya. Lantas, kenapa tidak kita coba untuk mengubahnya menjadi sedikit lebih baik? Mengapa tidak kita pasang komen penyulut keberanian di wall mereka? Ayo kita lakukan bersama, kita attach salah satu dari tiga pilihan kata bijak di bawah ini pada wall sahabat-sahabat kita. Read more »

Bergagi semangat dalam susah

Suatu pagi, seorang teman yang akan menyebar undangan ke sekolah-sekolah di kotanya mengirim SMS padaku, isinya singkat saja: ban sepeda bocor. Sepintas aku ingin menjawabnya dengan ungkapan prihatin, merasa kasihan pada apa yang menimpanya. Tapi secepat itu pula pemikiran yang lain datang, maka kujawab SMS itu: hey, ini adalah kesempatan bagimu untuk bersedekah! Siapa tahu uangmu nanti akan dipakai untuk membayar SPP anak Pak Tambal Ban, atau mungkin buat beli obat bagi keluarganya yang sakit. Ayo semangat! Read more »

Stronger than the you of yesterday

semangat berjuangBagaimana jika ada seorang professor jahat yang bisa membuat kloningmu dalam waktu yang sangat singkat. Ini bukan tentang tiga-empat tahun, ini tentang lima menit. Dalam waktu lima menit, kloningmu telah muncul di sebelahmu. Nah, kau punya cloning jahat sekarang. Dan kau akan bertarung menghadapinya. Pertanyaannya, bisakah kau mengalahkan tiruanmu itu? Read more »

SAAT KIAMAT JADI HIBURAN DAN AZAB JADI DONGENGAN

Masih sangat terasa pengaruh dari film 2012 yang direlease tak lama ini. Orang-orang membicarakannya, tua muda, anak-anak dan dewasa, mereka ramai-ramai membincangkan dan mendiskusikannya. Saat pembahasan itu berlangsung, komentar yang sering kita dengar adalah, “ah, kiamat gitu yah.” Atau “seru juga adegannya,” atau “hiii, lumayan syerem.” Atau “adegan itu lho yang bagus.” Apakah yang telah luput dari kesadaran kita? Apakah yang telah terjadi dengan tanpa kita sadari? Pikiran dan hati kita telah diperdaya hingga merasa seakan kiamat tak lebih dari sekedar hiburan semata. Read more »