• posting perbulan

  • the writer himself

    foto Arul Chandrana

    Penasaran Arul Chandrana? Ini dia makhluknya!

  • suka tulisan Arul Chandrana? silahkan anda berlangganan

  • temukan semua yang kau dambakan

  • temukan di toko buku

    klik untuk menelusur

  • klik untuk mendownload

Kesederhanaan yang Begitu Indah Sehingga Mustahil untuk Dilupakan

Judul: Danny The Champion of The World -Danny si Juara Dunia
Pengarang: Roald Dahl
Penerjemah: Poppy Damayanti Chusfani
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan kedua: Januari 2010
Tebal: 248 halaman

Aku sangat bahagia menemukan sebuah novel yang—aku percaya—berdasarkan kisah nyata dan membuktikan bahwa kebahagiaan, kegembiraan, semangat serta harapan bisa kita temukan di mana saja. Di mana saja. Pada waktu kapan pun dan di tempat mana pun. Tidak ada kesedihan yang demikian merajalela, tidak ada kemelaratan dan kesengsaraan yang demikian menguasai. Selalu ada kesempatan bagi kebahagiaan untuk hadir dan itulah yang membuat sebuah novel bisa kita percaya sebagaimana kita mempercayai kehidupan sesungguhnya. Kehidupan yang alami.

Jauh di luar desa, di tepi jalan berdebu, dekat dengan bukit dan lembah, pada sebuah bekas caravan Gipsi, tinggallah Danny beserta ayahnya, William. Mereka mengelola sebuah bengkel dan pom bensin kecil sebagai sumber penghidupan. Continue reading

Tips Menulis: Beberapa Penyebab Naskah (Selalu) Ditolak Penerbit

surat ini menghancurkan hatimu, bukan?

surat ini menghancurkan hatimu, bukan?

Berikut ini saya tunjukkan beberapa kemungkinan mengapa sebuah naskah ditolak oleh penerbit. Bisa jadi salah satunya adalah penyebab yang terjadi pada kita. Walau sebenarnya kemungkinan penolakan bisa jadi sangat beragam—melampaui jumlah yang akan saya sebutkanberikut, tapi kemungkinan-kemungkinan yang akan saya sampaikan ini adalah kemungkinan yang paling jamak terjadi. Anda bisa melakukan evaluasi setelah ini.

1. Si penulis memang tidak bisa ‘nulis’; ini berkaitan dengan imajinasi, kreatifitas, dan yang paling mendasar: kemampuan berbahasa—EYD, tatabahasa, pemilihan kosa kata, dll.
2. Si penulis mengirimkan naskah mentahnya tanpa mau repot-repot mengedit terlebih dahulu, padahal tidak ada satu penulis professional pun yang melakukan kecerobohan seperti itu. Ketika Anda menyelesaikan sebuah naskah, jangan langsung mengirimnya ke penerbit. Biarkan dulu menganggur selama beberapa hari (lima hari adalah pilihan yang bagus). Kemudian baca lagi naskah tersebut. Rasakan bagaimana ia di lidah dan pikiranmu. Perbaikilah naskah Anda dan setelah layak barulah kirim ke alamat penerbit.
3. Jalan cerita atau karakter dalam novel asal comot dari Continue reading

Shaman’s Blood Note: Contoh Terbaik Untuk Membuat Novel yang Lebih Buruk; sebuah review kritis

tangan pembunuh

tangan pembunuh

Judul Novel: Shaman’s Blood Note
Penulis: Lee Sin Hye
Editor: Shin Je Woo
Penerbit: Zettu
Tahun Terbit: 2012
Tebal: 167 halaman
Harga: saya lupa belum menanyakan pemiliknya.

Seilas cerita
Mengisahkan Bong Choi, seorang novelis muda yang sedang naik daun dengan novel-novel thrillernya. Berkebalikan dengan Relentless, musuh utama dalam Shaman adalah hantu yang keluar dari novel yang ditulis tokoh utamanya.

Demi menghasilkan kisah yang luar biasa, Bong membuat perjanjian dengan iblis (kayaknya) untuk memberikan kekuatan pada karakter novelnya sehingga sanggup memikat para pembaca. Rencana tersebut berhasil. Orang-orang merasakan ketegangan pada level yang berbeda dari novel-novel Bong Choi.

Tak dinyana, salah satu karakternya—tokoh utama cewek—jatuh cinta pada Bong dan ingin menikah dengannya. Bong Choi tentu saja tidak mau menikah dengan tokoh rekaannya sendiri, walaupun sosok tersebut bisa keluar dari layar computer (mengingatkan anda pada kisah The Ring, bukan?). Maka Bong pun membunuh karakter tersebut dengan kematian yang mengerikan—untuk adegan ini, Lee menulis si cewek keluar dari layar laptop untuk mengedit kisah kematiannya yang ditulis Bong. Usaha karakter novel tersebut gagal, Bong Choi berhsil menyelesaikan adegan kematiannya. Dan hilanglah cewek tersebut dari kamar Bong. Tapi kisah tidak selesai di situ, arwah si tokoh yang dimatikan bangkit dan meneror Bong serta membunuh semua yang terlibat dalam kehidupan si penulis muda.

Didesak oleh keadaan yang semakin gawat, Bong pergi ke desa tempat praktek Shaman masih dilaksankan untuk Continue reading

The Guardians of The Ga’hoole, The Capture: Ditulis dengan Detail, Diceritakan dengan Membosankan; sebuah review kritis

GaHooleFilmBookJacket_HIRESJudul Novel: Guardians Of Ga’hoole: The Capture (Seri pertama dari tiga buku, Red.)
Penulis: Kathryn Lasky
Penerjemah: T. Dewi Wulansari
Penerbit: Kubika
Tahun Terbit: 2010
Tebal:338 Halaman
Harga: ini bukan sesuatu yang ingin kubicarakan dengan siapa pun. Tapi saya akan memberi tahumu bahwa saya membelinya dari penulis sekaligus olshoper, Eni Martini.

Sekilas Cerita
The Capture menceritakan kehidupan seekor burung hantu tyto alba kecil—baru berumur dua ‘minggu—yang diciduk dari sarangnya oleh kawanan penculik utusan St. Aggie. Burung hantu kecil tersebut adalah tokoh utama kita, ia bernama Soren.

Kisah selanjutnya berputar pada keidupan Soren dan tema barunya di tempat penyekapan St. Aggie, seekor burung hantu peri berukuran mini bernama Gylfie. Di sana mereka diwajibkan tidur malam hari sambil mendongak menatap bulan—sebuah perbuatan yang diharamkan bagi burung hantu yang hidup normal. Burung hantu yang diperlaukan demikian pada akhirnya akan kehilangan kewarasannya dan menjadi Continue reading

RELENTLESS: Dipuji Dengan Berlebihan, Ditulis Dengan Lebay, dan Kejeniusan yang Tidak Masuk Akal; sebuah review kritis.

novel yang tanpa ampun

novel yang tanpa ampun

Judul Novel: Relentless (Tak Kenal Ampun)
Penulis: Dean Koontz
Penerjemah: Nina Setyowati
Penerbit: PT. Ufuk publishing house
Tahun Terbit: 2010
Tebal: 549 Halaman
Harga: ini buku yang tak ternilai. Bukan karena harganya yang mahal, tapi karena ini hasil tukar menukar dengan salah satu anggota BAW yang entah sekarang di mana keberadaannya. Ada yang tahu kabar Mbak Sarah Amijaya?

Sekilas Cerita

Kuingatkan, saya bukan pembuat sinopsis yang baik. Bisa jadi saya akan merusak kisahnya, atau membocorkan bagian rahasianya (seperti bahwa ternyata musuh utama novel ini tidak memiliki kekuatan supranatural seperti yang ingin dijebakkan oleh si penulis), atau justeru akan mengubahnya menjadi lain cerita. Jadi ijinkan saya menyajikan ringkasan ini dengan cara yang mungkin paling aman. Untuk synopsis yang lebih baik Anda bisa mencari di Google

Relentless mengisahkan seorang penulis muda bernama
Continue reading

#3 Hoaaaa, Naskahku Ditolak, LAGI!

sebuah buku 'harus' ditolak sebelum diterbitkan

sebuah buku ‘harus’ ditolak sebelum diterbitkan

Oke, mari kita kembali ke fakta bahwa, mohon maaf, Anda belum menerbitkan satu buku pun. Jangan tersinggung. Nah, bagaimana jika naskah yang Anda kirim ke penerbit, setelah tiga bulan, datanglah kabar bahwa ia ditolak lagi. Apa yang harus Anda lakukan? Panik? Menyesal? Kecewa? Sibuk mengedit? Membayar tukang pukul untuk memukul tetangga Anda? Kebanyakan orang akan segera mengambil tindakan editing. Mereka akan mengubah laginaskah tersebut, berusaha memperbaikinya, barulah setelah itu mengirim pada penerbit yang lain. Usaha ini bisa saja memakan waktu beberapa minggu. Tak jarang, ini membawa keputus asaan pada si penulis. Lantas, apa langkah terbaik untuk dilakukan ketika naskah kita ditolak penerbit? Jangan terkejut, jawaban saya, SEGERA KIRIMKAN KE PENERBIT YANG LAIN. Ya, segera. Tak usah repot-repot memperbaikinya. Langsung saja kirmkan pada penerbit lain. Sebagian besar penerbit di tanah air tidak memebrikan penilaian pada sebuah naskah yang ditolak, mereka hanya memberikan pemberitahuan bahwa naskah Anda ditolak. Itu saja. Jadi Anda tidak punya bahan untuk menghukumi naskah Anda sebagai tulisan buruk yang butuh diobati.

Nah, ketika Anda sudah mengirmkan naskah tersebut pada sepuluh penerbit dan masih saja mendapatkan penolakan, tibalah saatnya untuk Continue reading

Tegak dan Rubuh

E’lung beruntung terlahir dari keluarga paling kaya di desanya dan memiliki otak yang lumayan. Haji Jo’e beruntung karena memiliki anak yang lumayan pintar dan akan menjadi ayah pertama yang memiliki putera melanjutkan sekolah setelah SMA di Jawa. Mereka bahagia. Penduduk se desa bangga. Kepulangan E’lung pada liburan tahun pertamanya disambut meriah. Dia tampak terdidik dan bisa bicara dengan bahasa yang tak pernah dipakai saat khotbah, bahkan tidak juga oleh kepala desa. Orang-orang percaya E’lung akan menggantikan lurah saat ini suatu hari nanti. Tahun ke dua, E’lung pulang bahkan sebelum liburan datang. Tubuhnya kurus dan matanya cekung. Bicaranya tak lancar dan pikirannya tak lurus. Seringkali dia gemetaran sambil meracau tak sadar. E’lung dihancurkan oleh narkoba.

Puluhan butir kelapa ia
Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 26 other followers