• posting perbulan

  • the writer himself

    foto Arul Chandrana

    Penasaran Arul Chandrana? Ini dia makhluknya!

  • suka tulisan Arul Chandrana? silahkan anda berlangganan

  • temukan semua yang kau dambakan

Galeri

ERIKUT INI galeri buku yang telah saya tulis dan terbitkan, baik solo maupun antologi. Saya juga menyertakan beberapa link yang bisa Anda telusuri untuk membaca informasi lebih lanjut mengenai setiap buku. Daftar buku berikut diurutkan mundur dari terbitan terbaru menuju yang pertama.

7. Kapten Bhukal: The Battle of Alas Tua (Metamind, Tiga Serangkai)
kapten-bhukal
Berbeda dengan buku-buku sebelumnya, kali ini saya mengangkat tema lingkungan, perlindungan satwa dan hutan. Naskah novel ini ditulis beberapa tahun lalu tapi baru terbit pada Agustus 2016, bersama penerbit Metamind – Tiga Serangkai.

Kapten Bhukal menceritakan kisah seekor simpanse yang terdampar di hutan Bawean. Di sana dia harus bisa mengambil simpati kawanan monyet agar bisa hidup bersama mereka. Pada saat yang sama, hutan dan satwa Bawean sedang terancam keberadaannya akibat pembalakan liar. Pada saat yang genting itulah, Kapten Bhukal beraksi memimpin semua satwa untuk berjuang membela wilayah dan hak hidupnya.

Resensi selengkapnya bisa dibaca pada link berikut: Kapten Bhukal

6. Sang Penakluk Kutukan (Penerbit Republika)

Cover Sang Penakluk Kutukan

Cover Sang Penakluk Kutukan

Ranti tidak pernah berharap bahwa dia akan bertemu dengan Akdong yang ditakuti penduduk desa, dibenci, dihindari, dan diyakini sebagai sumber dari segala malapetaka. Akdong adalah makhluk kutukan yang telah diusir satu dekade lalu dari desa, dan pertemuan Ranti hari itu akan menjadi awal tragedi berikutnya bagi penduduk Desa Kumalasa.

Sang Penakluk Kutukan bercerita tentang kebencian yang diwariskan, desas-desus yang meracuni, raja jin dan kekuasaannya, persahabatan dan pengkhianatan, keluarga dan permusuhan, serta tentu saja kutukan dan perlawanan. Semua itu bermula dari perjalanan seorang gadis kecil menuju salah satu pantai terbaik di dunia, Pantai Labbhuan.

Anda bisa membaca ulasan lebih lengkap di link berikut: Sang Penakluk Kutukan, dan buka link ini untuk melihat galeri fotonya.

Resensi Sang Penakluk Kutukan dari Riawani Elyta

Resensi Sang Penakluk Kutukan dari Muhammad Rasyid Ridho — Blog Buku Indonesia

Resensi Sang Penakluk Kutukan dari Hairi Yanti

Resensi Sang Penakluk Kutukan dari Rizky Mirgawati

Resensi Sang Penakluk Kutukan dari Ria Fariana

Review di Goodreads

5. Ramadhan in Love
buku ramadhan
Menyambut bulan suci Ramadhan 2015, penerbit Indiva meluncurkan buku panduan ibadah Ramadhan untuk remaja. Bersama para penulis yang tergabung dalam grup penulis Be a Writer, artikel saya tentang tips menyambut Ramadhan masuk dalam antologi tersebut dan menjadi tulisan pembuka.
Anda bisa membaca ulasannya di sini: Ramadhan in Love

4. Jangan Tertawa pada Malam Hari
Jangan Tertawa pada Malam Hari
Ini adalah antologi kisah horror yang diadakan oleh DAR! Mizan. Kisah yang saya tulis berjudul “Kakek Tua itu Bukanlah Seorang Lelaki.” Anda bisa membaca keterangan lebih lanjut di link ini: Resensi situs Wisata Buku, atau memesannya secara online di: Mizan Store

3. Berbagai Keajaiban dalam Hidup
keajaiban
Buku ini adalah karya soloku yang kedua, diterbitkan oleh penerbit Quanta, Elexmedia. Buku ini berisi berbagai catatan inspiratif seputar keseharian kita, bahwa dari semua hal sederhana tersimpan mutiara keajaiban yang luar biasa.
Anda bisa membaca resensi buku ini di sini: Resensi Linda Satibi di Koran jakarta,  resensi Mugniar Marakarma, resensi Kania Ningsih, resensi di situs komunitas penulis Be a Writer Indonesia, Atau memesannya secara online di sini: Elex Media

2. Bukan Pangeran Kodok
bukan pangeran kodok ACC
Antologi pertamaku. Sungguh kejutan ketika cerpenku yang berjudul “Kita dan Rasa yang Diam-diam” lolos dalam audisi ini. Cerita sepanjang tujuh lembar itu hanya mengandung tujuh dialog, hehehe. Buku ini diterbitkan oleh Sheila, imprint dari Penerbit ANDI, Jogja.
Anda bisa membaca resensinya di sini: Resensi Riawani Elyta, Resensi Hairy Yanti, Resensi Fardelin Hacky, Dan mungkin masih bisa memesan online di sini: Tokopedia

1. Pemburu Rembulan
pemburu-rembulan
Yuhuuu, ini dia sang pertama dari banyak selanjutnya, Pemburu Rembulan. Karya pertama yang fenomenal dan masih dibcarakan banyak orang. saya suka kaget ketika ada orang dari berbagai tempat yang menghubungi saya menanyakan buku ini. Sayang sekali, saya tidak memilikinya lagi selain koleksi pribadi. Ada sangat banyak resensi untuk buku ini. Anda juga bisa membaca review Goodreads yang memuaskan. Sebagai karya perdana, bagi saya Pemburu Rembulan sungguh luar biasa dan membesarkan semangat. Banyak orang menunggu sekuel berikutnya.

Daftar Resensi Pemburu Rembulan

Komentar dan rating di Goodreads
Resensi penulis Leyla Hana, sudah puluhan buku dan novel karyanya yang terbit. cek resensinya di sini.
Resensi situs sastra mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta.
Resensi Fenny Yusuf.
Resensi Linda Satibi (penulis buku anak dan remaja)
Resensi Luthfi
Resensi koran Suara Merdeka
Resensi guru SDN Mojosari
Resensi Zaen
Resensi Winda Sriana
Resensi David (dalam Bahasa Inggris)
Resensi Unika Larasati
Resensi Nitha Iras
Masuk daftar buku favorit Sherly Viona, bersama Dee Lestari.
Menjadi inspirasi petualangan Fera Anggita
Resensi di Koran online Medan Bisnis

%d bloggers like this: