• posting perbulan

  • the writer himself

    foto Arul Chandrana

    Penasaran Arul Chandrana? Ini dia makhluknya!

  • suka tulisan Arul Chandrana? silahkan anda berlangganan

  • temukan semua yang kau dambakan

Puisi: Malam Hening yang Sama

image

Ini malam hening yang sama,
Di mana bintang jatuh dan tak pernah kembali lagi ke rumahnya,
Di mana separuh wajah bulan hilang tenggelam di telaga.
Ini malam hening yang sama,
Di mana semakin lampu ingin kubikin menyala,
Semakin kegelapan yang terpancar dari sumbunya.

Kukumpulkan semua kertas berisi sejarah,
Sejarah kenangan dan sejarah impian,
Kubakar setiap lembarnya,
Kubakar lagi abu sisanya,
Dan semakin aku membakar, semakin gelap malam mencengkeram,
Semakin banyak bintang jatuh dan hilang di lembah rintihan.
Aku pun berhenti, dan bertanya,
Mengapa ini selalu menjadi malam hening yang sama?

Ini malam hening yang sama,
Ketika aku membanting pintu dengan gelegar debamnya,
Sejenak keheningan dan kegelapan terseok menjauh.
Tapi bayangan tubuhku mencengkeram mereka, menarik lagi menutupiku.
Aku pun berlari,
Membawa setiap buku cerita,
Membawa semua lampu yang ada,
Membanting semua pintu yang kulewati,
Lupa bahwa semua itu hanya akan membuat malam semakin hening dan kelam.

Ini malam hening yang sama,
Ketika sebuah perahu kulihat mendekat,
Lalu aku duduk menatap cahayanya berpendar mendekat,
Semakin dekat,
Semakin dekat,
Semakin dekat,
Cukup dekat bagiku untuk menyadari dia karam tak terselamatkan. []

Anda bisa menemui saya di Twitter @arulight

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: