Posted in ehon, sastra

Buku dan Kebahagiaan yang Senantiasa Dia Lahirkan

image

Aku bersyukur kepada Allah atas setiap anugerah buku baru untuk kubaca. Aku ingat, dulu sewaktu kecil di Bawean, aku demikian kekurangan bacaan sampai-sampai satu buku bisa kubaca sampai tujuh kali.

Namun demikian, aku pun tetap bersyukur walaupun dulu kekurangan bacaan. Karena aku sangat ingat sekali, walau sebuah buku bisa kubaca sampai berulang-ulang, aku selalu merasakan kebahagiaan yang baru dalam setiap pembacaannya.

Untuk mengenang, aku akan menyebutkan beberapa buku luar biasa itu: Pak Gangsir Peramal Istana, Regu Garuda Berkemah, kisah sekelompok pencuri yang mengelabui penduduk desa dengan menyamar menjadi hantu pocong–buku itu demikian menderita sehingga saat aku mendapatkannya ia sudah tidak punya sampul muka, Marsudi Anak Tiri dari Desa Waleri, Marcopolo, Wiro Sableng, buku kisah remaja Minang (?) yang menghabiskan malam-malamnya di surau dan suatu ketika, mereka membawa pulang kodok sebesar buah kelapa dan berakhir kehebohan tiada tara, buku pelajaran Sejarah Dunia dan Bahasa  Indonesia milik kakakku–itu buku sejarah terbaik yang pernah kubaca, ia mengulas suku Inca dan Maya dengan sangat lengkap! Berbagai buku lain yang aku lupa judulnya, dan terakhir, tentu saja, novel Ziarah karya Iwan Simatupang. Yang terakhir itu mengubah hidupku #arulight #arulife

Anda bisa menemui saya di Twitter @arulight

Advertisements

Author:

tahu sendiri kan, di sini kau akan menemukan rahasia ku, tapi tolong, setelah kau temukan, simpanlah dengan aman bersama dirimu. terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s