• posting perbulan

  • the writer himself

    foto Arul Chandrana

    Penasaran Arul Chandrana? Ini dia makhluknya!

  • suka tulisan Arul Chandrana? silahkan anda berlangganan

  • temukan semua yang kau dambakan

Para Bapak Bengong Tanpa Buku (PBBTB)

imageSempatkan dirimu lewat depan pabrik rokok menjelang jam pulang, atau lewat depan sekolah menjelang bubar, atau lewat dekat tempat parkir pasar, atau mengintip ruang tunggu di rumah sakit, kau akan menemukan fenomena PBBTB.

Fenomena apakah itu? Yaitu suatu kondisi mutlak tak terelakkan akibat motif ekonomi, cinta, bakti, atau tanggung jawab yang memastikan seorang pria berada dalam posisi diam penuh kebosanan mematikan. Biasanya mereka menjalani masa-masa cobaan itu dengan benar-benar bunuh diri: menghisap rokok.

Setiap kali menyaksikan pemandangan berbahaya itu, aku selalu menggumam pada diri sendiri, ‘alangkah baiknya andai mereka menjalani masa-masa vacuum power seperti itu dengan membaca buku.’ Bagiku pribadi, sungguh tidak tertanggungkan mengarungi periode bengong seperti itu tanpa buku. Aku akan seketika berubah menjadi orang paling usil terhadap semut kecil yang berbaris di dinding. Masih untung kalau ada semut dan dinding, kalau yang ada rayap dan nisan?

Saya pikir, sudah saatnya para pria mempersenjatai diri di bagasi sepeda dengan buku bacaan. Buku apa pun itu. Lalu bacalah ia ketika tiba saatnya menjalani periode bengong rutin dalam hidupnya. Dengan cara itu, mereka akan meningkatkan kualitas dirinya dengan signifikan dan menakjubkan, mereka akan mengurangi frekuensi munculnya ide perselingkuhan dengan besar, mereka juga akan menghapus kebiasaan mengintip orang lain sementara yang ditunggu belum kembali. Mana mungkin seorang bapak tidak akan meningkat kualitasnya jika setiap hari dia menghabiskan waktu 30 menit baca buku? Setiap hari, euy! Mereka juga tidak akan memberi peluang pada setan genit buat menggoyahkan cinta. Tidak ada peluang pikiran perselingkuhan jika petualangan Frodo yang mengisi benak mereka. Dan, mana sempat mereka mengintip pinggul orang lain jika seluruh pandangannya sedang terpusat pada siksa api neraka yang sedang ia baca. Kapok, kon!

Saya berharap para bapak akan membaca dan merenungkan nasihat gratis ini, sungguh saya serius, nasihat ini gratis. Demi kebaikan bapak, demi keharmonisan rumah tangga dan negara. Atau, jika para bapak tidak sempat mengambil nasihat ini, saya dengan ikhlas menganjurkan para ibu untuk mengambil nasihat ini dan melengkapi sang suami dengan buku. Benar, lengkapilah suami ibu dengan buku agar koran koran kehilangan kesempatan menulis berita perselingkuhan yang bombastis. Saya ikhlas dan serius ini.

Terakhir, tolong doakan semoga novel saya laris dan cetak ulang, aamiin. #arulight

Anda bisa menemui saya di Twitter @arulight

Advertisements

One Response

  1. bukunya Mas Arul baru Pemburuan Rembulan kah?.. Saya setuju, bukan hanya Bapak2 yang diberi buku.. Ibu2pun harus diberi buku agar tidak sering membuat dosa melalui mulut kita (baca:gossiping)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: