• posting perbulan

  • the writer himself

    foto Arul Chandrana

    Penasaran Arul Chandrana? Ini dia makhluknya!

  • suka tulisan Arul Chandrana? silahkan anda berlangganan

  • temukan semua yang kau dambakan

#3 Tahukah Anda, di Bawean Ada Buah Unik Yang Tidak Ada di Tempat Lain di Seluruh Dunia? Dia Adalah Buah Merah

SONY DSC

Sewaktu kecil dulu, di Bawean, ibu membawakan buah merah ini sehabis perjalanannya ke kecamatan Tambak. Buah itu berbentuk bulat agak oval, warnanya merah tua, kulitnya lembut dan empuk (permukaannya seperti diselimuti bulu-bulu sangat halus). Awalnya kukira itu apel. Apel yang sangat tidak apel. Lalu ibu mengupas buah itu, kulitnya agak tebal, dagingnya berwarna putih, dan rasanya… rasanya… lidahku hanya bisa ingat bahwa buah itu rasanya enak. Hey, terakhir kali aku makan buah ini sekitar sepuluh tahun lalu. Aku sudah lupa bagaimana deskripsi rasanya. Tapi yang jelas buah ini sama sekali tidak seperti buah lainnya yang pernah kumakan. Kau benar-benar harus makan buah merah agar tahu bagaimana rasa buah merah.
Yang mengejutkan, kakakku bercerita jika buah ini adalah buah asli Bawean dan tidak ditemukan di belahan bumi manapun selain Bawean dan… dan Papua! Bisakah kau percaya itu? Satu jenis buah unik dengan rasa nyentrik dan bentuk menggelitik ternyata hanya ada di Bawean dan Papua. Padahal antara kedua pulau terpisah jarak ratusan kilometer jauhnya. Fakta ini sangat mengejutkan bagiku, mendekati mustahil untuk menjadi nyata. Tapi begitulah kenyataannya.
Jadi, dari mana asalnya si buah merah ini? Apakah ia berasal dari Papua kemudian ditanam seseorang di Bawean? Atau malah sebaliknya, asalnya dari Bawean terus ditanam di Papua? Kalau memang demikian, siapa itu orang yang sangat hemblekenyes pada jaman dahulu untuk membuat keputusan nyeleneh seperti itu? Mengapa dia hanya menanam buah ini di dua pulau tersebut? Mengapa tidak ditanam dari Bawean sampai Merauke? Mengapa si buah merah itu hanya ada di Bawean dan Papua? Padahal buah kelapa saja bisa kita temukan di seluruh dunia, SELURUH DUNIA, cuy.
Atau… jangan-jangan… sekitar delapan belas milenium yang lalu, ada satu rombongan pesawat alien yang melakukan percobaan cocok tanam di Bumi… lalu mereka memilih Papua dan Bawean sebagai lokasi pembibitan buah favorit bangsa alien tersebut? Jika teori terakhir ini benar… maka… pada suatu hari nanti, para alien itu akan turun ke bumi untuk memanen buah merahnya!
Tapi kemudian terbukti bahwa kakakku salah total tentang buah merah. Buah merah Bawean hanya ada di Bawean dan sangat berbeda dengan buah merah Papua. Buah merah Bawean berbentuk bundar sedangkan buah merah Papua berbentuk lonjong macam jagung. Ini kabar yang sangat menggembirakan bagi saya. Bisa dipastikan tidak akan ada alien yang turun ke Bawean untuk panen buah merah. #arulight
[Menyongsong terbitnya buku baru #Sang_Penakluk_Kutukan #Penerbit_Republika]

Anda bisa menemui saya di Twitter @arulight

image

Pembaca yang budiman, untuk pemesanan buku Sang Penakluk Kutukan, Anda bisa mendaftarkan diri dengan mengirim pesan (inbox) ke layanan berikut:
Facebook: Arul Chandrana
Email: archandrana@gmail.com
WhatsApp: 0822 3330 8242
Anda akan terdaftar sebagai pemesan dan mendapatkan pemberitahuan ketika buku ini sudah terbit, termasuk harga buku, ongkos pengiriman, dan nomor rekening pembayaran.

Atas perhatiannya, kami ucapkan banyak terimakasih. Salam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: