• posting perbulan

  • the writer himself

    foto Arul Chandrana

    Penasaran Arul Chandrana? Ini dia makhluknya!

  • suka tulisan Arul Chandrana? silahkan anda berlangganan

  • temukan semua yang kau dambakan

#2 Tahukah Anda, Di Bawean Ada Batu Karang Berbentuk Katak Betina? Dia Adalah Tajung Go’ong

tajung go'ong gaang 1

Anda tahu wisata pantai Tajung Kodok di Lamongan? (Sekarang namanya WBL). Ada kepercayaan masyarakat Bawean dan Lamongan yang unik tentang tanjung karang berbentuk katak ini. Jadi, mereka percaya bahwa pada jaman dahulu (mungkin yang dimaksud dengan ‘jaman dahulu’ adalah masa 5 juta tahun sebelum Nabi Idris) ada sepasang katak raksasa yang saling mencintai dan hidup damai sentosa. Kemudian, karena alasan yang—sialnya—aku lupa bagaimana, si katak jantan melompat dari pantai Bawean dan mendarat di pantai pulau Jawa, tepatnya di desa Paciran, Kabupaten Lamongan. Itu lompatan yang sangat luar biasa jauh, melewati lautan sejauh kira-kira seratus dua puluh kilometer dengan sekali lompat.

Di pantai baru nan asing tersebut, sang katak jantan dengan setia menunggu kedatangan pasangannya tercinta. Lantas apa yang terjadi pada si katak betina? Ng… fyuh, aku lupa ceritanya, tapi yang jelas si katak betina menetap di pulau Bawean dan dengan setia menunggu si pejantan kembali padanya. Dua sejoli yang saling menanti.

Tapi tentu saja yang mereka dapatkan hanyaperpisahan.

Akhirnya, sekitar 4 juta tahun sebelum Nabi Idris, kedua katak tersebut berubah menjadi batu raksasa yang sama-sama berdiri di tepi pantai. Membatu dalam penantian yang tak berujung. Katak betina raksasa di Bawean menjadi Tajung Go’ong (atau Tajung Gaang), sedangkan katak jantan di Lamongan menjadi Tajung Kodok. Kepercayaan masyarakat sekitar mengatakan, jika air laut sedang surut dan kau berdiri di ujung Tajung Go’ong, kau bisa melihat ujung dari Tajung Kodok yang di Lamongan.

Yang menarik perhatian, bagaimana caranya orang Bawean dan Lamongan mengetahui kisah dua katak raksasa tersebut padahal peristiwanya terjadi jutaan tahun yang lalu? Dan, yang lebih ajaib bin memusingkan lagi, andai legenda ini hanya rekayasa belaka, bagaimana caranya masyarakat Bawean dan Lamongan ratusan tahun lalu bersekongkol membuat cerita ini untuk ngibulin generasi muda yang cute dan imut-imut macam kita? Bwahahaha. #arulight

[Menyongsong terbitnya buku baru #Sang_Penakluk_Kutukan #Penerbit_Republika]

Anda bisa menemui saya di Twitter @arulight

image

Pembaca yang budiman, untuk pemesanan buku Sang Penakluk Kutukan, Anda bisa mendaftarkan diri dengan mengirim pesan (inbox) ke layanan berikut:
Facebook: Arul Chandrana
Email: archandrana@gmail.com
WhatsApp: 0822 3330 8242
Anda akan terdaftar sebagai pemesan dan mendapatkan pemberitahuan ketika buku ini sudah terbit, termasuk harga buku, ongkos pengiriman, dan nomor rekening pembayaran.

Atas perhatiannya, kami ucapkan banyak terimakasih. Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: