Posted in sastra

MUNGKINKAH TERJADI: Naskah Yang Sudah Diterima Ternyata Batal Terbit [tip menulis no. 10]

image

Itu mungkin saja terjadi. Oh sangat mungkin. Bahkan, mungkin setiap orang berpeluang untuk mengalaminya setidaknya sekali seumur hidup. Ada beberapa faktor yang bisa membuat naskah Anda ditendang dan gagal melakukan aksinya. Berikut ini beberapa kemungkinan pembatalan penerbitan—termasuk penarikan buku yang sudah beredar di toko:

1. Penerbitnya bangkrut sebelum buku Anda terbit.
2. Editor yang sedang menangani naskah Anda resign atau dipecat, sedangkan penggantinya tidak menyukai naskah Anda dan memutuskan untuk menyingkirkannya. Salah seorang teman saya pernah bercerita tentang penulis yang sudah mendapatkan kesepakatan terbit tapi, sayang sekali, editor yang sedang menanganinya diganti. Ketika naskahnya itu pindah ke editor yang baru, seperti yang sudah Anda duga, penuls itu harus menulis ulang naskahnya jika masih ingin terbit.
3. Penerbit tiba-tiba pailit, atau mengalami kesulitan keuangan sehingga memutuskan untuk hanya menerbtikan naskah-naskah potensial. Jika naskah Anda tidak termasuk golongan tersebut, Anda harus gigit jari. Bisa jadi naskah Anda batal terbit atau mengalami penundaan. Jika naskah Anda ditunda terbit, jangan lupa cek Surat Perjanjian Penerbitan (SPP). Dalam SPP dicantumkan kapan batas maksimal penerbitan naskah Anda. Jika buku belum terbit setelah mencapai batas maksimal, Anda berhak menarik naskah tersebut dan mengirimkannya pada penerbit lain.
4. Naskah Anda, yang sudah dicetak dan sekarang sedang mejeng di toko-toko buku, ternyata mengundang kemarahan, atau protes, atau menyinggung, atau hal-hal lain yang membuat masyarakat menolaknya. Maka segera saja naskah Anda akn menghilang dari ‘dunia’. Tempo hari Penerbit Gramedia menarik salah satu buku terbitannya yang membahas kota-kota berbahaya di dunia karena buku tersebut mendapatkan banyak protes dari masyarakat. Buku berbahaya tentang kota berbahaya itu akhirnya musnah dalam bahaya: dibakar.
5. Sial sekali, buku Anda ketahuan njiplak atau plagiat atau niru atau nerjemah illegal atau palsu dan omong kosong belaka—kategori palsu dan omong kosong berlaku untuk buku nonfiksi.

Jadi, saran saya, ketika naskah Anda sudah di-acc sama penerbit, bersabarlah dalam melakukan pesta keberhasilan. Bersabarlah sampai pada titik yang benar-benar pasti. Memberi tahu orang dekat boleh saja, malah harus, tapi tak perlu sampai membuat pengumuman besar-besaran di akun media sosial Anda. Menurut saya, tahapan yang aman untuk membuat pengumuman adalah ketika sudah sampai pada fase pembuatan cover. Anda membuat pengumuman bahwa karya Anda akan terbit. Beberapa hari kemudian Anda sudah punya gambar covernya untuk dipajang. Manis bukan? #aruliterature

Artikel ini disarikan dari situs ian-irvine.com
Anda bisa menemui saya di Twitter @arulight

Baca juga artikel lainnya tentang dunia menulis di sini:

Tips menulis no. 1: Nasihat Penting Bagi Calon Penulis: Tantangan Menunggu Anda

Tips menulis no. 2: Penulis Paling Berhasil adalah Penulis yang Paling Gigih

Tips menulis no. 3: Cara Jitu Meningkatkan Kualitas Tulisan Anda

Tips menulis no. 4: Ketika Naskah Kita Ditolak Penerbit, Apa Yang Harus Kita Lakukan?

Tips menulis no. 5: Beberapa Alasan Penerbit Menolak Sebuah Naskah

Tips menulis no. 6: Apa Yang Sebaiknya Dilakukan Penulis Ketika Mendapatkan Kontrak Penerbitan Buku?

Tips menulis no. 7: Cara Bijak Mengelola Royalti Buku Anda

Tips menulis no. 8: Cara Tepat Dan Bijak Menghadapi Editor

Tips menulis no. 9: Mengapa Naskah Yang Sudah Diterima Tidak Kunjung Terbit

Tips menulis no. 10: Bisakah Terjadi Naskah Yang Sudah Diterima Ternyata Batal Terbit

Tips menulis no. 11: Bukuku Terbit, Apa Yang Harus Kulakukan?

Advertisements

Author:

tahu sendiri kan, di sini kau akan menemukan rahasia ku, tapi tolong, setelah kau temukan, simpanlah dengan aman bersama dirimu. terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s