Posted in sastra

Buku Paling Sampah di Dunia

“Buku ini benar-benar membuat aku marah. Sangat marah. Mengapa? Karena cerita di dalamnya hanyalah sampah. Dan, bagaimana mungkin sampah macam ini bisa terbit? Sumpah, aku bisa membuat buku sampah yang lebih baik dari ini.”

20 tahun kemudian Jameson Flynn sadar betapa dia telah berhutang budi pada buku sampah tersebut. Andai dia tidak membacanya, dia tidak mungkin menulis kisah pertamanya, dan tidak mungkin pula dia menulis buku pertamanya, dan tentu saja tidak mungkin dia menjadi salah satu penulis paling laris di dunia dua dekade kemudian.

Demi penghormatan, Flynn menghabiskan waktu 5 bulan mendatangi hampir 245 perpustakaan di semua negara bagian untuk menemukan buku sampah tersebut. Pada akhirnya, Flynn gagal menemukannya. Buku itu demikian sampah sehingga tidak ada satu perpustakaan pun yang menyimpannya. Tapi bagi Flynn, dia adalah pria paling beruntung di planet ini.

“Dari seratus juta lebih penduduk negeri ini, hanya aku seorang yang berhasil mendapatkan pencerahan dari buku tersebut. Aku adalah orang yang terpilih. Dan dari sini aku belajar, buku apa pun itu, ia membawa setidaknya satu kebaikan untuk kau temukan. Bacalah buku, dan jadilah orang yang beruntung.” #aruliterature

Anda bisa menemui saya di Twitter @arulight

Advertisements

Author:

tahu sendiri kan, di sini kau akan menemukan rahasia ku, tapi tolong, setelah kau temukan, simpanlah dengan aman bersama dirimu. terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s