Posted in ehon, think

Di Gerbang Ramadhan

image

Selepas isya. Berdiri di samping musholla bersama ibu, tengadah menatap lampu pesawat berkedip di kejauhan. Terbang dalam diam, melintasi dua planet berpijar berdekatan. Sementara langit, hening dalam gelap yang menenangkan.

Hampir satu menit kami berdiri dalam diam. Menyaksikan kerlip pesawat terbang menjauh, terpesona akan keindahannya yang sepintas lalu.
“Bulan sudah hilang,” kata ibu. “Dua hari lagi kita tarawih.”
Aku tak menjawab. Kugamit tangannya dan kita berjalan pulang. Di belakang,

pijar lampu pesawat ditelan awan.

Sepertinya, kesunyian dari langit menemani sepanjang jalan kami di bumi #arulife #ramadhaninlove

Temui saya di Twitter @arulight

Advertisements

Author:

tahu sendiri kan, di sini kau akan menemukan rahasia ku, tapi tolong, setelah kau temukan, simpanlah dengan aman bersama dirimu. terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s