• posting perbulan

  • the writer himself

    foto Arul Chandrana

    Penasaran Arul Chandrana? Ini dia makhluknya!

  • suka tulisan Arul Chandrana? silahkan anda berlangganan

  • temukan semua yang kau dambakan

Jauh Sebelum Senja Hari

Aku melihatmu berdiri
Di tepi tebing tinggi
Dan terkejut karena apa yang kau genggami
Sekuntum melati bertutup duri
Lalu aku pun mengerti
Itu adalah seluruh perih
Kau temui dan memenuhi entah sudah berapa lama kini

Bagaimana kau bisa lupa?
Dulu kita berlari bersama di lapangnya lembah
Mengejar awan yang kita bentuk sambil tertawa
Diterangi cahaya yang awalnya hanya cercah

Bagaimana kau bisa lupa?
Dulu kita berani mempercayai semua
Bahwa duri pasti kelupas dari tiap bunga nan indah
Dan kita tanpa sadar penuh dengan cahaya
Yang kemilau bermula hanya dari pendar tak terasa

Kau berdiri di tepi tebing tinggi
Tak bisa mendengarku yang melambai tak henti
Ada luka memenuhi tiap jari dan air mata yang mengalir
Duhai andai saja kau tak lupa dulu kita pernah di lembah
Terbang bersama cahaya yang mulanya sekelebat saja

Advertisements

4 Responses

  1. :’) secarik kenangan dan kenyataan. tergaris dalam sajak indah. nice

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: