• posting perbulan

  • the writer himself

    foto Arul Chandrana

    Penasaran Arul Chandrana? Ini dia makhluknya!

  • suka tulisan Arul Chandrana? silahkan anda berlangganan

  • temukan semua yang kau dambakan

Motivasi dan Inspirasi Pelajar: Tips Menemukan Cita-Cita Dan Pekerjaan Masa Depan Yang Menyenangkan

Berbagai Keajaiban dalam Hidup, buku kedua Arul Chandrana

Berbagai Keajaiban dalam Hidup, buku kedua Arul Chandrana

Semakin awal seseorang mempersiapkan hari esok, semaiun besar kemungkinan baginya untuk meraih apa yang dia inginkan untuk masa depannya. Itu adalah rumus untuk memastikan 90% kemungkinan berhasil untuk masa depan impianmu.

Gambaran sederhanya, ada dua orang, Si A dan B, yang ingin menonton serial Masha and The Bear terbaru nanti malam. Pada siang yang sama, Si A pergi ke warnet untuk mendownload, sedangkan si B pergi ke rumah temannya untuk nongkrong. Kedua orang ini sama-sama tidak punya laptop, maka siangnya Si A meminjam laptop tetangganya yang sudah terkenal baik hati, Si B ikut temannya jalan-jalan ke mall. Sore harinya, Si A mengerjakan semua PR untuk besok di kamarnya, sementara si B, melewati sore harinya dengan fesbukan – twitteran. Pertanyannya, malam itu, siapa yang memiliki 90% kemungkinan untuk menonton serial terbaru Masha and The Bear? Dengan segala persiapan dan usaha, kemungkinan terbesar tentu milik Si A. gambaran ini bisa kau kembangkan pada kegiatan-kegiatan yang lebih besar dan penting. Seperti dalam menghadapi ulangan, ujian masuk, seleksi, dll. Rumus yang sama berlaku pula untuk mempersiapkan masa depanmu.

Tapi kemudian muncul pertanyaan yang ternyata diajukan oleh banyak remaja / pemuda yang sempat berbincang denganku. Pertanyaan itu terdengar sederhana tapi diam-diam berbahaya. Pertanyaan itu mengisyaratkan ketidaksiapan dan keraguan. Jika ini terus berlangsung, maka yang terjadi adalah munculnya suatu generasi di masa depan yang mana masa depannya bergentayangan dalam bentuk yang tak jelas dan membuat manusianya tertekan, depresi dan tidak puas. Pertanyaan mengerikan tersebut adalah, “saya tidak tahu apa cita-cita saya. Saya tidak tahu mau menjadi apa. Bagaimana caranya agar saya tahu apa yang harus saya kejar? Apa yang harus saya perjuangkan?” tapi mereka yang berani mengajukan pertanyaan itu jauh lebih baik daripada mereka yang diam tak peduli sama sekali.

Nah, sekarang, aku akan membeberkan padamu sebuah cara sederhana untuk memastikan / menentukan apa yang seharusnya menjadi cita-citamu. Ingat, untuk menentukan cita-cita ini kau tidak perlu untuk mengawalinya dengan jatuh cinta terlebih dahulu terhadap bidang tersebut. Kau bisa menerapkan salah satu filosofi cinta kuno orang jawa: cinta ada karena terbiasa. Nah, setelah kau mengikuti metode ini dan kau menemukan apa bidang yang harus menjadi cita-citamu, bidang yang akan menjadi profesi masa depanmu, maka mulailah untuk meluangkan waktu dan usaha untuk mewujudkannya. Well, ini dia motivasi bagi pelajar yang ingin mengetahui rancangan masa depannya lebih awal!
***

Tips Menemukan Cita-Cita Dan Pekerjaan Masa Depan Yang Menyenangkan

Tips ini berupa serangkaian pertanyaan yang harus kau jawab dengan lengkap dan jujur. Berikut ini pertanyaan-pertanyaan tersebut:

1. Tulislah semua jenis aktifitas (SEMUANYA) yang bisa kau lakukan dengan baik—bukan yang setengah baik atau apalagi yang buruk. Jika kau bisa main sepak bola dengan baik, kau menguasai matematika dengan baik, kamu juga bisa masak dengan baik (dibuktikan dengan tidak ada anggota keluarga yang keracunan masakanmu), bisa memperbaiki atap rumah yang bocor walau harus dipaksa-paksa baru naik atap, menjahit pakaian robek atau menjahit untuk membuat pakaian baru, dll. Pokoknya semua hal yang kau kerjakan dengan baik, walau terpaksa.

2. Tulislah semua jenis aktifitas (SEMUANYA) yang senang kamu lakukan, semua jenis kegiatan yang ketika kau melakukannya kau merasa happy. Jika kau senang tidur-tiduran, tulis sebagai jawaban. Jika kau senang nongkrong, tulis sebagai jawaban. Jika ketika kau menjahit kamu merasa senang, tulis juga. Jika kau merasa senang saat menimba air di sumur, itu juga jawaban untuk poin ini. Kesimpulannya, semua yang membuatmu senang saat mengerjakannya, tulis di sini.

3. Seleksi poin satu. Sekarang pilih dari semua jawaban poin satu apa saja kegiatan yang bisa menjadi profesi / karir / atau penunjang kehidupan di masa depan. Tulis ulang semua yang termasuk kategori ini. Dan lakukan dengan hati-hati. Jika di poin satu kau menjawab bahwa kau bisa memperbaiki lemari yang rusak dengan baik, dan kau juga bisa berkokok meniru suara kokok ayam ketawa dengan baik, mana dari dua keahlian itu yang lebih masuk akal untuk menjadi profesi? Nah, kau tulis keahlian memperbaiki lemari dan kau singkirkan meniru kokok ayam untuk menjawab poin tiga ini.

4. Lakukan hal yang sama seperti poin tiga terhadap jawaban poin dua. Tulis ulang semua aktifitas yang bisa menjadi profesi dan singkirkan yang tidak bisa menjadi profesi. Antara kesenangan tidur-tiduran dengan kesenangan menjahit, mana yang bisa menjadi profesi?

5. Periksa jawaban poin tiga dan empat. Kemudian tulis ulang setiap jawaban sama yang muncul pada kedua poin tersebut. Hitung, ada berapa jawaban yang sama yang muncul di poin tiga an empat. Kalau berdasar contoh di sini, maka jawaban sama yang muncul di poin tiga dan empat, adalah… menjahit. Bagaimana dengan jawabanmu?

6. Dalam contoh yang kutulis ini ini, maka yang bisa menjadi cita-cita adalah: menjahit. Menjahit berarti kesempatan untuk menjadi perancang busana atau menjadi penjahit paling bahagia dan banyak uang sekabupaten—sebelum menjadi yang sedunia. Tapi jika kau mendapatkan lebih dari satu jawaban untuk poin lima, maka pilihlah satu dari beberapa jawabanmu itu, lalu ambil satu yang paling kuat menarik hatimu, yang paling membuatmu senang dan paling membuatmu bahagia saat mengerjakannya. Itulah cita-citamu dan mulailah bekerja untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
***

Orang yang berbahagia menjalani kehidupannya adalah yang bisa mendapatkan penghasilan dari melakukan pekerjaan yang membuatnya senang. Pikirkan betapa bahagianya para pemain bola professional. Mereka semua hobi main bola, itu pekerjaan mereka, tapi walaupun pekerjaan tetap saja disebut main bola, bukan bekerja bola. Lalu, bukan hanya itu, selain merasakan senangnya main, para pesepak bola juga mendapatkan gaji yang bagus (tolong jangan melihat klub-klub berhati tega tanah air, tapi lihatlah klub-klub yang sudah baik dari dalam dan luar negeri).

Begitu pula dengan cita-citamu. Itu adalah sesuatu yang kau harapkan untuk menjadi ‘dirimu’ di masa depan. Itu yang kau rencanakan untuk kau kerjakan sebagai penghidupan nanti di masa depan. Jika kau menghabiskan masa depanmu dengan menjadi orang yang melakukan pekerjaan yang dibenci, betapa menyakitkan hidupmu. Maka kau harus mempersiapkan diri dari sekarang dengan mulai menuju arah yang tepat. Kau harus bersiap dari sekarang agar kau bisa menjadi seseorang yang hidup dari kegiatan yang membuat senang hatinya. Seperti bahagianya pesepak bola, atau pembalap, penonton sinetron bergaji besar (sayangnya sampai sekarang belum ada pekerjaan yang menggaji orang yang mau nonton sinteron smapai ketiduran). Tapi rasa suka tentu harus diimbangi dengan keahlian. Kau tidak bisa seketika menjadi pesepakbola dengan gaji besar hanya bermodal rasa suka setengah mati pada permainan sepakbola. Jika tendanganmu selalu melenceng 90 derajat dari sasaran, kau tidak akan pernah mendapat gaji dari sepakbola.

Maka, setelah sekarang kau mengetahui kegiatan yang bisa kau lakukan dengan baik dan membuatmu senang saat melakukannya, well, kapan kau akan mulai melakukan aktifitas yang bisa mewujudkan hal itu? Aku menyukai menulis dan bisa menulis dengan baik. Aku mulai mengarang cerita sejak kelas enam sekolah dasar. Maka aku pun memantapkan diri untuk menjadi penulis (kalau tak salah ingat) sejak SMP. Dan sekarang aku telah menerbitkan beberapa buku. Maaf menjadikan diriku sebagai contoh. It can’t be helped.

Ingin berkunjung di rumah yang lain? Kunjungi rumahku di desa Twitter @arulight

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: