• posting perbulan

  • the writer himself

    foto Arul Chandrana

    Penasaran Arul Chandrana? Ini dia makhluknya!

  • suka tulisan Arul Chandrana? silahkan anda berlangganan

  • temukan semua yang kau dambakan

The Stab (tikaman)

x: apakah pendidikan bertujuan untuk membangun manusia?
Y: ya, aku berpendapat seperti itu. Pendidikan bertujuan untuk membangkitkan manusia, membuatnya berkembang menuju lebih baik dan terus membaik. Itulah tujuan pendidikan.
X: kalau begitu pendidikan telah gagal, gagal, sangat gagal!
Y: hey, jaga perkataanmu! Jangan ngawur, kamu.
X: apanya yang ngawur? Dari tahun ke tahun murid-murid sekolah semakin liar kelakuannya. Semakin besar tindak kriminal yang mereka lakukan. Sekarang bukan hal asing lagi jika ada anak sekolah memperkosa atau membunuh. Atau keduanya!
Y: jaga kata-katamu!
X: menjaga bagaimana? Baru saja minggu lalu dua siswa SMA di Ujungpang*** memperkosa dan membunuh dua siswi MTs! Pembangunan manusia seperti apa yang telah dicapai oleh pendidikan?
Y: kau lupa kawan, ada ratusan siswa kita yang menjadi juara olimpiade matematika, fisika, biologi, juara lomba robot, debat Bahasa Inggris, penelitian remaja. Dan bukan hanya juara nasional, mereka juga menjadi juara internasional, mengalahkan banyak negara lain di dunia! Pendidikan tidak gagal.
X: BWAHAHAHA! Sekarang kamu mulai mabuk, kamu mabuk, kamu mabuuuuukkk!
Y: apa maksudnya mengatakan aku mabuk, heh?
X: apa kau pikir menjadi juara olimpiade dan semacamnya adalah bukti bahwa

pendidikan telah berhasil membangun manusia yang lebih baik? Begitu? Kau mabuk! Itu bukan membangun, itu menjejali otak! Flash disc seharga 40 ribu pun bisa dijejali semua informasi seperti itu. Jika pendidikan hanya bekerja keras untuk membuat murid-murid hapal informasi, kau tidak membangun manusia, tapi mengubah manusia menjadi flash disc murahan!
Y:………
X: kau menyedihkan, kau bahkan memuakkan sebagai orang yang tidak menyadari bahwa pendiriannya telah jauh menyimpang.
Y:…… Seharusnya kami menyadari ada yang salah.
X: APA? Seharusnya? Jangan menutup mata, semua orang tahu bahwa memang ada yang salah, tapi mereka lebih takut dengan nilai ulangan 6 daripada melakukan kecurangan! Guru, orang tua, siswa semua sadar ada yang salah hanya saja mereka pengecut, mereka takut pada angka, suatu wujud yang sebenarnya mereka sendiri yang menuliskannya.
Y: kau… Kau tidak tahu–
X: aku tahu! Aku sangat tahu! Pernahkah ada guru yang memberi nilai 90 pada muridnya yang menjawab salah 9 soal dari 10 soal sedangkan dia mengerjakannya dengan jujur dan usaha sendiri? Apa kau pernah? Nah, angka yang kau tulis yang menakuti para siswa, orang tua bahkan dirimu sendiri.
Y: aku percaya ada yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki keadaan ini.
X: hahaha, silakan, silakan percaya. Dan sementara kau sedang sibuk dengan kepercayaanmu itu, ratusan siswa di penjuru negeri dijemput pacarnya malam hari, ratusan yang lain menipu orang tuanya, ratusan yang lain merencanakan tawuran, ratusan yang lain–
Y: cukup, atau kau akan membuatku mati berdiri #HelpOurStudents #arulight

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: