Posted in sastra

Menghindari Kecelakaan Lahir Batin: Lingkaran Utama Penulis

Semakin ke sini, aku semakin menyadari betapa pentingnya memiliki sahabat bermulut pedas sekaligus menyemburkan api saban kali menilai tulisan kita. Yah, setidaknya aku telah agak menjadi pria bermulut pedas dan bernafas api semacam itu. Hanya saja, ini bukan sesuatu yang mudah, dan tidak semua orang—kata orang di artikel ini berarti penulis, karena saya sedang membahas kepenulisan di sini—bisa menerima kepedasan dan semburan api yang disemprotkan dengan liar di tempat umum. Tentu saja, bahkan Nabi pun mengingatkan kita agar tidak menegur orang yang khilaf secara terang-terangan di depan umum. Jadi? Apa yang harus kita lakukan? Apakah ada salep atau obat gatal yang bisa membantu mengatasi hal ini?

Solusinya adalah dengan membangun Lingkaran Utama Penulis. Yaitu, tiga orang penulis [saya sarankan tiga saja, empat terlau banyak, dua terlalu sedikit, satu mustahil] bersepakat untuk saling share tulisannya dan bebas memberikan komentar kepada masing-masing karya. Setiap penilaian, sejahat atau sepedas apapun, diperbolehkan bahkan dianjurkan. Tapi, hanya boleh dibahas antara mereka bertiga saja. Mengapa harus komentar yang jahat? Yah, setidaknya merasakan dikemontari dengan pedas oleh dua orang jauh lebih gampang dari pada dikomentari dengan pedas oleh semua pembaca di Goodreads. Setuju kan?

Kode etiknya adalah dilarang membocorkan pada orang luar. Tentu saja. Apa yang tidak boleh dibocorkan? Semua aktifitas yang dilakukan dalam Lingkaran. Naskah yang dishare, komentar yang dituliskan, termasuk penilaian yang diberikan. Ini semacam tanggung jawab sosial. Katakanlah sebuah Lingkaran Utama beranggotakan Si A, B dan C. Nah, si C ternyata bercerita pada Si D mengenai diskusi dalam Lingkaran Utamanya. Mengenai naskah partnernya, mengenai penilaiannya terhadap naskah tersebut, bahkan memberikan soft copy filenya. Itu tindakan yang dilarang, haram dan boleh dituntut ke Kejaksaan Negeri Liliput karena bisa menumbuhkan pendapat negative bagi si naskah. Apalagi kalau Si D sampai membawa info tersebut pada Si E, dan disambung lagi pada Si F, dan seterusnya. Bisa-bisa mempengaruhi persentase penjualan bahkan sebelum buku tersebut terbit!

Untuk kelancaran dan kebaikan, hal-hal berikut perlu diperhatikan dalam membangun Lingkaran Utama Penulis bagi Anda yang berencana membuatnya:
1. Cara kerja: tiga penulis tersebut saling membagikan naskahnya kepada sesama anggota lingkaran dan menetapkan waktu berapa hari bagi mereka untuk saling membaca naskah dan memberikan komentar. Kemudian komentar diberikan kepada masing-masing guna dipelajari dan menentukan hari apa untuk diskusi bertiga. Berapa halaman yang dibagikan? Seluruh naskah? JANGAN! Jangan keseluruhan novel, itu akan menyiksa rekan yang harus membaca naskah Anda. Lima belas halaman adalah jumlah yang logis di sini. Kecuali, ada kesepaktan-kesepakatan tersendiri. Bisa kurang dari lima belas, bisa lebih, terserah lingkaran Anda.
2. SEBAIKNYA tiga penulis yang mau melingkar adalah sahabat yang sudah akrab. Ini sangat penting guna meminimalisir munculnya amarah membara membakar alam semesta dan dunia maya. Sahabat akrab, apalagi yang sudah saling memahami karakter masing-masing, bisa dengan mudah dan terbuka menyampaikan dan menerima kritik terpedas sekalipun. Naskah Anda benar-benar akan ketahuan segala tete bengeknya. Ini sangat baik, tentu saja, karena setelah dihajar habis-habisan, maka akan semakin sedikit kekurangan dalam naskah Anda. Dengan semakin sidikit kekurangan, artinya akan semakin sedikit tindak kekerasan yang diterima naskah Anda setelah diterbitkan. Wakakaka.
3. Jika tidak menemukan dua orang yang sudah sama-sama akrab, Anda bisa membangun lingkaran dengan orang-orang yang bisa menjamin traktat ‘Kesepakatan Tidak Sakit Hati’ [bisa didownload di situs yang dibuat Bangsa Sumeria 6000 tahun yang lalu]. Dengan demikian, kejujuran dalam menilai akan bisa diwujudkan tanpa segan. Kan lucu, hanya gara-gara kita memberi penilaian yang sangat tajam, eh, partner lingkaran malah ngirim sihir ke rumah kita. Jekakakaka.
4. Akan lebih baik jika tiga anggota Lingkaran tersebut adalah para penulis dengan genre yang sama. Misal, sebuah lingkaran beranggotakan A, B, dan C, ketiganya sama-sama menggarap novel fantasi. Ini bertujuan agar penilaian yang diberikan relevan dan bisa dipegang ketepatannya karena yang memberi penilaian adalah orang yang ahli di bidangnya. KECUALI jika lingkaran tersebut beranggotakan orang-orang yang menguasai berbagai genre sehingga apapun yang mereka baca mereka bisa memberi penilaian yang bagus tentangnya.
5. Bagaimana jika tidak menemukan penulis yang mau diajak meLingkar? Anda bisa mengajak pembaca. Ini malah lebih menyenangkan lagi. Karena naskah Anda bisa dijamin keterbacaannya. Para pembaca yang tidak memiliki tanggungan menulis akan membaca naskah Anda dengan sungguh-sungguh dan khusyuk. Mereka akan menelaah naskah Anda dalam-dalam dan memberikan komentar yang sangat detail. Lebih baik lagi, Anda pun tidak punya tanggungan untuk membaca naskah mereka. Hahahaha.
6. Jangan sakit hati jika pinangan Anda ditolak. Misal Anda mengincar Si Buta Dari Gua Monyet dan Mak Lampir untuk jadi rekan Lingkaran Utama Anda tapi ternyata mereka tidak bisa—tentu saja, mereka berdua sama-sama sibuk menghadapi wali kota dan Sembara, bukan?—maka Anda tidak boleh merasa kecewa atau marah. Ingat, walaupun mereka menolak, sejatinya mereka masih sahabat akrab Anda, bukan? Atau, jika ternyata orang yang Anda incar itu sudah menjadi bagian lingkaran dari orang lain dan tidak bisa menerima pinangan Anda, Anda pun tidak boleh merasa kesal. Jangan hanya karena ingin naskah Anda dibaca dan dikomentari lantas menyebabkan retaknya persahabatan, apalagi pernikahan.
7. Terakhir, tolong jangan jadikan tips ini sebagai awal dari pertengkaran apapun. Saya akan kecewa dan mengutuk dengan keras siapapun yang melanggar aturan nomor tujuh ini. Aku serius, dude!

Ngomong-ngomong, apakah aku punya orang untuk kujadikan bagian dari lingkaran? Mm…sepertinya ada. Hanya saja, aku tidak yakin apakah mereka bersedia. Apakah menurutmu Gita Gutawa dan Stephen King akan menerima?

Twitter: @arulight

Advertisements

Author:

tahu sendiri kan, di sini kau akan menemukan rahasia ku, tapi tolong, setelah kau temukan, simpanlah dengan aman bersama dirimu. terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s