Posted in nebula

Gerbang

Suatu ketika dulu, aku pernah berharap menemukan sebuah pintu. Pintu itu tidak akan membawaku ke mana-mana kecuali pada sebuah kota yang jendela tiap-tiap rumahnya penuh bertempelan wajah. Aku tidak pernah yakin sampai sekarang kota itu benar-benar ada atau khayal semata. Tapi aku sudah berkemas. Untuk menyiapkan kejutan jika suatu ketika aku terjumpa pintu itu tanpa sengaja.

Aku akan berjalan dengan tenang dan lambat menyusuri trotoarnya. Dan aku tak akan berlelah-lelah mengamati jalanan. Aku hanya akan mendekat dan menjangkau gerbangnya yang tak menutup rapat.

Kubiarkan angin datang…
Kuijinkan debu menyimpang…
Kuberikan hening yg nantinya akan sangat menyembuhkan…
Dan aku akan berdiam diri membawa perbekalan mendatangi tiap sudut jalannya.

Di kota bayangan, aku tak berencana membeli tiket pulang…

Advertisements

Author:

tahu sendiri kan, di sini kau akan menemukan rahasia ku, tapi tolong, setelah kau temukan, simpanlah dengan aman bersama dirimu. terima kasih

2 thoughts on “Gerbang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s