Posted in ehon, nebula, think

SHUBUH

ADZAN pria tua yang lelah datang bersama angin pagi yang masih dingin dan berkabut. Seperti kelatuk tongkat di koridor panti jompo, adzan itu memanggil mata-mata yang berat dan rekat. Mengajak mereka menghadap. Menyembah satu-satunya Yang Patut Disembah. Kemudian masjid-masjid yang lain pun bersusulan. Panggilan serupa menggema kesegala arah, mengisi angkasa, mengguyur pepohonan, menyusuri jalanan, mengetuk tiap pintu.

Keheningan pun tiba seusai kalimat terakhir diserukan, laa ila ha illallaah. Menyusul kemudian beberapa pintu menjeblak terbuka. Orang-orang beriman yang datang menyambut panggilan. Langkah-langkah yang dihitung dalam kelimpahan pahala.

Mari menunaikan ibadah sholat subuh, saudaraku.

Advertisements

Author:

tahu sendiri kan, di sini kau akan menemukan rahasia ku, tapi tolong, setelah kau temukan, simpanlah dengan aman bersama dirimu. terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s