• posting perbulan

  • the writer himself

    foto Arul Chandrana

    Penasaran Arul Chandrana? Ini dia makhluknya!

  • suka tulisan Arul Chandrana? silahkan anda berlangganan

  • temukan semua yang kau dambakan

REVOLUTIONARY PATH

TAHUKAH kita jika alam adalah cerminan bagi manusia dan sejarahnya selama bergenerasi yang panjang dan jauh? Kau harus mulai mengerti. Saat ini. Cermin itu akan kita singkap debunya bersama-sama. Dan mungkin ini akan menjadi ‘perjalanan’ yang paling menggetarkan bagimu.

PERHATIKAN hujan, dia datang dengan begitu kuatnya untuk menghapus segala bekas panas. Malam yang menimpa, tanpa ampun menyingkirkan sisa cahaya siang. Badai yang menerkam berniat meniadakan semua jejak ketenangan. Kemarau datang dengan maksud membuang tiap sisa hujan. Pasang datang untuk melupakan daratan. Gempa datang untuk mengubah wajah dunia. Dan gunung meledak untuk melenyapkan tiap kenangan akan puncaknya. Bacalah, renungkan, lihat bgaimana alam berlomba saling meniadakan, saling melenyapkan, saling menghapuskan. Tepat seperti yang kita–manusia–perbuat di tiap ujung jaman.

Mungkin kau pernah bertanya-tanya, mengapa jejak peradaban jaman dulu demikian sedikit tersisa padahal saat itu mereka sangat megahnya? Jawabanmu sudah kau dapatkan barusan. Manusia dan alam adalah metafora berkaitan.

Peradaban baru senantiasa membawa gelombang penggusuran baru. Tiap kurun yang datang senantiasa membawa tekad perombakan. Era sebelumnya akan menjadi musuh bersama, dan orang-orang akan berlomba untuk lepas darinya. Pergi meninggalkan sejauh mungkìn. Peradaban sebelumnya akan dibakar, dan di atas puing tonggaknya, peradaban baru ditegakkan.

Menakjubkan mengetahui banyaknya dinasti di Cina, pharaoh di Mesir, raja di eropa, suku di Afrika dan Amerika, tapi tiap-tiap orde akan saling menghapuskan. Kita akan dikejutkan pada bgaimana dunia dipalsukan oleh tiap jaman baru. Oleh pemerintah baru.

Kita juga mengalaminya. Kita lupa bgmana kehidupan jaman kerajaan, derita jaman penjajahan, gelora jaman kemerdekaan, tipuan jaman orde-orde, kita sekarang sedang hendak dibutakan oleh era baru. Hendak diyakinkan pada realita-realita rekaan mereka. Malam hendak menghapus semua jejak siang. Bersiaplah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: