Posted in sastra

TO SEPULCHRE

TO SEPULCHRE

rerumputan kering memerah di pemakaman ini.
matahari menancapkan apa yg dimilikinya dg kukuh.
bidara-bidara mengangguk lesu, lusuh tak ada semerbak.
kambing kurus mengembik perih, kaki yg terjerat.
terikat antara kumpulan pusara.
lelaki mana yg berlari? mengejar Tuhannya ke sini?
hingga bertapa di balik papan-papan pemisah,
inikah goa-Nya?

angin sepi pun sampai antara tonggak cempaka tumbang.
pun ada sedikit deru pd pengelana.
–04 Maret ’03

Advertisements

Author:

tahu sendiri kan, di sini kau akan menemukan rahasia ku, tapi tolong, setelah kau temukan, simpanlah dengan aman bersama dirimu. terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s