• posting perbulan

  • the writer himself

    foto Arul Chandrana

    Penasaran Arul Chandrana? Ini dia makhluknya!

  • suka tulisan Arul Chandrana? silahkan anda berlangganan

  • temukan semua yang kau dambakan

terbang, dan terbang, dan terbang meninggalkan jauh batas ketakutan, memasuki ruang ketakjuban

aku terbang di atas air, gelombang tak menyentuhku, dan angin tak menjatuhkanku. matahari mengagumiku.

sungguh ini terasa seperti kenyataan, semua tempat rasanya menjadi rumah, dan semua orang bergerak menjadi senyum yang mengagumkan. apakah aku perlu berpikir akan ketakutan? tidak ada rasa takut. bagaiman kalau aku ingat tentang kesedihan? itu telah hilang tenggelam. dan ada satu kabar yang datang dari jauh tapi sangat akrab di telinga. seperti kawan yang dulu begitu dekat dan kini datang dengan peluk hangat.

aku mencapai puncak dari cahaya lembut di setiap ujung jauh langit luas. di batas lengkung yang memagari padang dan samudera.

aku juga jadi bertanya-tanya tentang siapa yang membuat semua ini, langit yang selalu tinggi, bintang yang senantiasa kemilau, bulan yang cerah gemerlap, pengaruh indah yang memukau. aku merasakan buih air di bawahku, dan aku tahu aku akan begitu jauh menuju kesegala arah. sekumpulan sayap dan cita-cita. serampung harapan dan pekerjaan yang kita senangi. tak ada larut malam. semuanya bersinar dan bercahaya.

katakan lagi, pada berapa lama kita menanti? tak ada lagi menanti, yang ada adalah semua waktu yang menghasilkan keajaiban dan kesungguhan. aku terbang. dia atas air asin. di atas udara tajam. di atas tanah keras. aku menjadi harapan dan kesanggupan yang menjadi janji kita selamma ini.

cahaya yang menimpa punggungku, dan tatapan kagum yang disuguhkan mentari. kau tahu kan aku ada di sini? kau dengarkan suara kepak sayapku tak akan patah dan selalu bergairah? kau tak perlu berdoa andai aku ada di sebelahmu karena banyak waktu yang kuhabiskan hanya untuk bisa cepat ke sampingmu.

maukah kau kubimbing tangan? untuk bisa melihat bagaimana puncak hutan mengembara di bawah kita, dan di sebelah kirinya lautan yang biru menggoda? kau masih bisa menyanyikan? mendengkan lagu sorak gembira semut yang kita temui tadi pagi? kau pasti lupa jika kita lelah berjalan, karena kita berani dan kini terbang tinggi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: