Posted in sastra

PEMENANG LOMBA MENULIS PUISI PONDOK PESANTREN MANARUL QUR’AN (Diselenggarakan Oleh Pengurus Organisasi Persatuan Santri Bekerjasama Dengan Arul Chandrana Publishing)

piala sastra
Tahukah kau? (juara I)

Gelapnya malam telah membutakan mata
Sunyinya malam telah menghanyutkan lamunan
Dinginnya malam telah membekukan tulang belulang
Tahukah kau?
Ketika malam telah tiba
Langit menjadi gelap
Suasana menjadi sunyi
Dan udara menjadi dingin
Di saat itulah
Manusia seperti bangkai
Yang tak berdaya
Terbuai dengan mimpi-mimpi yang semu
Tahukah kau
Di saat itulah
Tuhan menyeru
Ya ayyuhal muzammil
Bangunlah pada malam hari
Tahukah kau?
Di saat itulah
Saat-sat yang paling indah
Saat-saat yang penuh dengan kenikmatan
Ketika seorang bangun
Melngkahkan kakinya
Dibasuhkan wajahnya dengan air suci dan menyejukkan
Berdiri dihadapkan wajahnya dengan rasa rendah
Di hadapan tuhannya
Tahukah kau?
Di saat itulah
Rahmat tuhan bercucuran
Kepada hamba-Nya
Yang memenuhi seruan-Nya
Karya Solikhul hadi

Kearifan (juara II)

Aqil tabu simak hara
Adil kubu tamak bara
Fadil maju kalang ibar
Idil laju pulang bubar

Pedih bangsa baru sembuh
Fadih jasa dulu rapuh
Gigih biasa palu tuduh
Canggih bahasa perlu lumpuh

Ladi payah saku penuh
Madi cegah laku sungguh
Pribadi tangguh kaku lebuh
Abdi amanah suku ampuh

Nadi ramah tanpa pelita
Jadi ramah sapa tulita
Studi fatonah santa rumah
Kudi tambah japa malah

Itu amanat!
Itu isyarat!
Itu mu’jizat!
Itu rakyat!
Itu pejabat!
Oleh Rahmad Basuki

APA ITU KEBAHAGIAAN? (juara III)

Kepada hidup aku bertanya
Apa kebahagiaan itu?
Kemudian dengan tersenyum hidup menjawab
Kebahagiaan adalah bidadari perawan
Lalu aku bertanya lagi pada hidup
Lalu apa itu kesedihan?
Kemudian dengan tersenyum hidup menjawab
Anak muda kaulah kesedihan
Ibumu adalah kesengsaraan
Dan ayahmu adalah kemelaratan
Aku kaget dan menyahut
Hah, mengapa demikian?
Agak tertawa hidup menjawab
Coba kau lihat dirimu nak
Apa yang selama ini kau kerjakan?adakah kau bermanfaat selama ini?
Aku menunduk lesu
Pikiranku melayang
Hei nak, bangunlah
Bangkit dari kematianmu
Jika kau ingin perawan itu
Kejarlah dan berusahalah
Jangan kau pernah sekali pun menyerah
Dan kau akan tahu apa itu kebahagiaan
Oleh syauqi

MEMORY (juara harapan I)

Langit disambut mendung kelam
Menghitam disambut awan kelabu
Alam bermuram durja dalam kegelapan
Di antara kesunyian malam pekat

Sekeping hati telah terhempas
Menyimpan luka dalam kebisuan
Mencintai tapi tak dicintai
Merindu tapi tak dirindu

Cinta tulus tak terbatas
Sekeping hati bersedih dan menangis
Menjerit pilu dalam diam
Terluka karena sebilah cinta begitu tajam
Amat tajam dan mematikan

Menusuk perih ke ruang jiwa
Menyayat dan memporak porandakan perasaan
Tiada sebutir penawar pun
Yang mampu menyembuhkan perih
Dan luka dalam hati ini
Selain cinta dan kasih darimu

Sampai jantung berhenti berdetak
Hingga dunia berhenti berputar
Hingga mentari berhenti bersinar
Hingga manusia berhenti berharap
Hingga ruh pergi meninggalkan jasad

Akan selalu mengalir cintaku padamu
Di sisa hidupku
Oleh Ryan

Di atas adalah puisi-puisi yang memenangkan lomba menulis di pondok pesantren manarul qur’an yang diadakan pada tanggal 23 Oktober 2010. Kepada sang juara, kami ucapkan selamat atas keberhasilannya. Bagi yang belum berhasil, teruslah berlatih dan berjuang. Ayo semangat penulis muda!

download novel karya arul chandrana, pelangi dan rembulan

Advertisements

Author:

tahu sendiri kan, di sini kau akan menemukan rahasia ku, tapi tolong, setelah kau temukan, simpanlah dengan aman bersama dirimu. terima kasih

3 thoughts on “PEMENANG LOMBA MENULIS PUISI PONDOK PESANTREN MANARUL QUR’AN (Diselenggarakan Oleh Pengurus Organisasi Persatuan Santri Bekerjasama Dengan Arul Chandrana Publishing)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s