Posted in think

The world we built

Bumi yang kita pahat. Dengan tangan dan kaki. Dengan benih dan polusi. Dengan mesin dan senjata. Sebuah tungku yang terus menyala, mengeluarkan menara-menara, jembatan-jembatan, bendungan-bendungan, dan cerobong-cerobong asap yang memengapkan bumi. Di langit, mendung hitam bergelung, mengancam manusia dan mencekam.

Kalender yang menggantung di tembok mengingatkan pada kematian yang terus mendekat. Dosa bapak yang mengalir dan mencelakai anak. Baju lusuh tergeletak di pojok toilet. Alangkah murung gambar hidup. Bagaimana akan dilanjut?

27-12-2008

Advertisements

Author:

tahu sendiri kan, di sini kau akan menemukan rahasia ku, tapi tolong, setelah kau temukan, simpanlah dengan aman bersama dirimu. terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s