Posted in nebula, think

SUNGGUH KAU BISA MENJADI SUPERHERO (MESKI TANPA KEKUATAN SUPER)

Jika lima dari sepuluh anak-anak, remaja, dan mereka yang berusia di bawah tiga puluh tahun di negeri ini diperhadapkan pada pertanyaan: “apakah kau punya superhero idola?” Bisa dipastikan jawaban dari masing-masing kelima mereka adalah: “tentu saja punya sobat! Aku punya Wolverine dan Spider-Man!” atau mungkin yang lain akan menjawab ‘Superman! Superman, tentu saja!’ atau mungkin yang lain akan menyebut Hancock sebagai superhero idolanya. Dan, masih akan ada banyak nama lain yang akan muncul—tentu saja Naruto juga akan muncul dalam jawaban salah satu mereka.

Pertanyaan itu bisa dipastikan akan mendapat jawaban yang semarak dan penuh antusias, nah, sekarang, bagaimana kalau kita bengkokkan sedikit saja bentuk pertanyaan tadi menjadi: “pernahkah kamu mencoba menjadi superhero seperti mereka?” Sebuah pertanyaan sederhana kan, tapi, saya jamin, dari masing-masing kelima yang mengidolakan superero itu tak akan ada yang menjawab: “Apa kau gila? Tentu saja pernah!”

Mengherankan sekali bukan, kita semua sepakat dan kagum pada para superhero, tak lagi perduli bahwa mereka sekedar fiksi dan fantasi. Kita semua memuja aksi-aksi yang mendebarkan, tindakan penuh berani, pertarungan hebat, dan pengorbanan yang penghabisan. Semua hal yang kita kagumi itu kita temukan dalam sosok superhero tapi mengapa tak seorangpun yang terinspirasi untuk menjadi seperti mereka? Mengapa tak ada yang berniat—atau lebih jauh lagi—mencoba untuk menjadi superhero? Beraksi menolong gadis yang dijambret, ngebut ngejar perampok warnet dekat rumah sakit, atau, sekedar menurunkan kucing yang terjebak di atas pohon. Seharusnya denbgan jumlah penggemar superhero yang sedemikian abnyaknya, ada yang mencoba untuk menjadi mereka sebenarnya!

Mungkin akan muncul beberapa dari pembaca yang akan serta merta mengajukan bantahannya atas pendapatku di atas. Mereka akan segera menunjukkan sederet nama orang-orang yang berani berkorban untuk orang lain. Yah, benar, memang mereka itu riil dan benar-benar pahlawan sesungguhnya, tapi, aku pounya satu keberatan untuk itu, dan keberatanku ini tidak bisa diperkucilkan begitu saja. Keberatanku adalah: “tak seorangpun dari yang anda sebutkan tadi ada memakai topeng! Atau, kostum unik yang membuta kita berdebar menyaksikannya!”

Percayalah, tidak perlu berkorban ‘begitu banyak’ untuk menjadi seorang superhero seperti yang kita saksikan di film-film hebat di TV. Kau tidak harus mnegurus surat ijin beroprasi superhero pada polisi, tak harus membuat KTP khusus di kelurahan, memasang iklan di media massa, apa lagi sampai mengumpulkan massa di alun-alun kota. Yang perl;u kau lakukan untuk menjadi seorang superhero hanyalah, ingat, hanya dengan: membuat sebuah topeng untuk merahasiakan identitasmu (untuk sementara ini, kau bisa membuatnya dari kertas karton), kostum unik (bisa kau ambil dari seragam olah raga di sekolah dengan beberapa modifikasi), dan sedikit gaya sebagai trademark-mu (kau bisa menonton power ranger atau spiderman untuk menemukan apa itu gaya unik superhero). Itu saja, ya, Cuma itu yang perlu kau lakukan untuk memulai karir superheromu, mudah kan, sobat? Selanjutnya, tiba giliranmu untuk beraksi! Kau bisa memulai pengejaranmu pada anak-anak nakal yang suka mengganggu pelajar putrid di sekolahmu, atau pemuda pengangguran yang suka mengusili anak gadis tetanggamu, kau pun bisa menolong ibu-ibu yang ketinggalan bis sementara barang-barangnya sudah di dalamnya, kau pun sah-sah saqja bergelantungan di pohon memetikkan buah jambu untuk anak-anak TK yang kelaparan di dekat sekolahnya. Nah, sementara kau melakukan aksi heroikmu itu, orang-orang akan mulai mengagumi dan menyanjungmu. kau mulai menjadi tokoh misterius yang didambakan kehairannya kapanpun itu. Kau hebat sobat!

Walau demikian, tetap ada harga ‘kecil’ yang harus kau bayar. Selama dalam masa pengabdianmu yang tak terlupa itu mungkin kau akan agak diperlelahkan oleh semua aksimu, agak kurang ridur, telat makan, banyak diburu paparazzi, atau, yang agak lebih tidak enak, mendapat beberapa pukulan di perut dan wajah. Tapi, percaya deh, itu semua sama sekali bukan masalah dibandingkan dengan apa yang kau dapatkan. Dan ingat, dua atau tiga tahun kemudian, kau baru boleh membongkar identitasmu, atau tetap merahasiakannya.

Nah, sekarang kau sudah tahu jika untuk menjadi seorang superhero sama sekali tidaklah sesulit yang kita bayangkan seblumnya. Tidak perlu menunggu terkena raduiasi sinar gamma dari luar angkasa atau laboratorium illegal guru kimia di sekolah, atau menemukan sabuk kekuatan super yang jatuh dari bintang tertentu, memiliki baju super dari orang tak dikenal, atau apalagi menunggu mendapatkan kendaraan super dari undian berhadiah yang diselenggarakan di TV-TV swasta. Apa yang kau butuhkan untuk menjadi seorang superhero hanyalah dengan: memakai topeng buatanmu sendiri, kostum superhero hasil kreatifitas sendiri, dan gerakan superhero khas buatanmu sendiri. Cuma itu saja, sobat. Oh ya, ada yang terlupa, kau juga perlu membuat nama yang keren, dan logo yang macho! Dan aku yakin, pasti itu sama sekali tidak masalah buatmu kan. Membuat nama dan logo superhero yang hebat justru adalah bagian yang menyenangkan dari karir superheromu. Kalau aku nanti memulai kesuperheroanku, aku kan menamakan diriku: Arul-Man, hahaha, kayaknya kurang keren, bagaimana kalau The Aruloid! Ah, itu juga gak menakutkan, kalau Fantastic Arul? Hahaha, terdengar seperti penjual kostum renang anak SD. Eng…bagaimana kalau arulchandrana.wordpress.com? aha, terdengar familiar kan!

July, 2010

Advertisements

Author:

tahu sendiri kan, di sini kau akan menemukan rahasia ku, tapi tolong, setelah kau temukan, simpanlah dengan aman bersama dirimu. terima kasih

5 thoughts on “SUNGGUH KAU BISA MENJADI SUPERHERO (MESKI TANPA KEKUATAN SUPER)

  1. wahahahahaha, teng kyu semua brother. nice to know u mr.abu ghraib (hehehehe). krobok! hahaha, kunjgnan yg bearti segalanya. dan icha, ayo reuni. hahahaha, sarjana baru semua yah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s