• posting perbulan

  • the writer himself

    foto Arul Chandrana

    Penasaran Arul Chandrana? Ini dia makhluknya!

  • suka tulisan Arul Chandrana? silahkan anda berlangganan

  • temukan semua yang kau dambakan

Apakah TUNIK?

gaya menulis baru, metode menulis, tips dan trik menulisSebuah Gaya Baru Dalam Khasanah Tulis Menulis Indonesia.

Jika anda perhatikan, situs arul chandrana senantiasa menampilkan tulisan-tulisan yang tidak akan anda lupakan sampai beberapa hari setelah membacanya, bahkan banyak yang bisa mengingatnya sampai berbulan-bulan kemudian—kecuali bagi mereka yang pelupa tentunya. Ya, semua komposisi dalam situs ini memiliki keunikan dan keberaniannya masing-masing. Tulisan-tulisan itu melebihi batasan-batasan yang ada pada sebuah artikel, pada sebuah karya ilmiah, pada sebuah tulisan berita, bahkan pada sebuah tulisan komedi. Kenapa? Karena tulisan-tulisan yang ada di situs ini melewati masing-masing garis perbatasan semua jenis tulisan di atas. Itu sebuah kehebatan yang tentunya menggetarkan. Tapi, kemudian muncul masalah. Dengan kenyataan—hampir—semua posting di blog ini melewati batasan suatu jenis tulisan tertentu, lantas dinamakan apakah jenis tulisan yang ada di situs ini? Situs kita tercinta dan terimut-imut ini?

Aku menyebutnya TUNIK, akronim dari TUlisan uNIK. Yah, begitulah jati diri dari semua karya Arul Chandrana (maksudnya aku sendiri, Pak De). Tulisan yang anda baca di sini berbeda dengan kebanyakan tulisan manapun yang pernah anda baca. Baik dari gaya bahasa, komposisi kata, diksi, guyonan dan informasi tak terduga yang anda dapati di dalamnya. Yeah, inilah genre baru dalam khasanah tulis menulis di Indonesia. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan ada banyak orang lain yang juga menulis dengan gaya seperti ini, maka mereka pun seorang penulis Tunik.

Cirri-ciri TUNIK

  1. Bahasa yang digunakan ringan, bersahabat, akrab namun mendayu-dayu bahkan kadang puitis. Jika seorang penulis Tunik menulis sebuah karya ilmiah, maka anda akan membacanya seindah dan senyaman membaca novel karya pengarang favorit anda. Itulah kehebatan seorang penuis Tunik.
  2. Ada guyonan di tiap paragraf. Ini cirri unik lainnya, yang membuat pembaca karya penulis Tunik tidak pernah bosan dan melemparkan karyanya sebelum habis kalimat terakhir. Penulis Tunik juga memiliki selera guyon yang khas, anda bisa membedakannya dalam sekilas pandang antara guyonan seorang penulis Tunik dengan guyonan seorang penulis paruh baya. Namun demikian, guyonan ini bukan hal wajib, dia tidak seperti wudlu yang harus dilakukan tiap akan sholat, atau roti yang harus ada dalam tiap communion, kadang guyonan ini sama sekali tidak muncul. Atau muncul dengan caranya yang berbeda.
  3. Bombastis. Terkadang, untuk menghasilkan efek ledak yang menggelegar dalam dada para pembacanya, penulis Tunik tak segan-segan memperkerjakan gaya bahasa bombastis dalam tulisannya. Namun demikian, justru ini memberi kesan yang dalam dan mengakar. Anda tentu tahu tentang “kata-kata yang bertenaga”, nah itulah yang hendak dicapai oleh para penulis Tunik. Resikonya, kadang tulisan mereka terdengar seperti membual—walau tak jarang dari mereka yang suka melebih-lebihkan, wakakakaka😀
  4. some truths, some lies. Ini point terpenting dalam karya Tunik, kebenaran dan kebohongan. Anda perlu mengenali karakter ini agar anda tidak salah paham: menganggap semua tulisan tunik benar, atau mengangga semua penulis tunik pembual. Tidak seperti itu. Mereka suka pada fakta-fakta menarik dan langka. Mereka cenderung mengingat dan menghargai sains dan keajaiban alam, tapi mereka juga para pemimpi—orang-orang dengan daya fantasi di atas rata-rata. Mereka tidak akan mengabaikan tiap fakta ilmiah yang didapati, dan mereka akan menambahinya dengan beberapa “kalimat wah” yang anda harus berhati-hati menghadapinya.

Jadi, anda bisa mengambil pelajaran juga hiburan dalam karya para penulis Tunik. Anda hanya perlu untuk sedikit selektif.

Perlu diingat, yang menjadi landasan utama untuk mengidentifikasi sebuah tulisan Tunik atau bukan adalah pada gaya bahasanya. Dia tidak menggunakan gaya bahasa yang menyebalkan dan melelahkan kedua mata kita, Tunik mengandalkan kesegaran dan kelincahan berbahasa. Maka jika suatu ketika anda menemukan karya ilmiah dengan gaya bahasa indah seperti itu, jangan khawatir, anda bisa mempercayainya dalam kapasitas anda memercayai sebuah karya ilmiah. Karena Tunik bukanlah melulu tentang komposisi berlebihan dan fantasi.

Berikut ini saya beri contoh beberapa komposisi Tunik yang bisa anda jadikan referensi (dan sebenarnya hampir semua tulisan di blog ini masuk dalam kategori Tunik, kecuali cerpen dan lyric lagu):

  1. siapakah Arul Chandrana sebenarnya
  2. sempitology elimob
  3. monster dari era carnivortressian
  4. juragan bebek tewas dicincang jadi 59 potong di kandang bebeknya
  5. ternyata silaturahmi bisa memperpanjang usia hanya mitos belaka?
  6. satpol pp yang meneteskan air mata
  7. stronger than the you of yesterday
  8. healing the old sick world
  9. aku tidak pernah bertemu orang bodoh
  10. jaringan kesuksesan
  11. the dragonfly effect
  12. alan is gone
  13. ESA Unirow
  14. (silahkan cari sendiri deh mas-mbak, masak belum bisa ngebedain, kan dah tak kasi banyak contoh! Ayo, cepetan cari! Ntar laporin ke aku, ok!)

3 Responses

  1. Harusnya kau melink tiap judul TUNIKmu itu.

    Salam hangat utk TUNIK Indonesia

  2. hihi..terusterang saya ga ngerti tentang gaya sebuah tulisan mas arul..yang saya lakukan hanya merasai sebuah tulisan.nyantol di hati dan mudah dicerna tidak?hehe..
    Untuk tulisan mas arul saya kira memang istimewa karena imajinasinya istimewa. Selalu ada kejutan disana. Wow..
    Seneeng nemu blog inih..hehe..
    Sukses yak..
    Danke ^_

  3. hey dude, aku udah melinknya. hahahaha

    ninok, ini jawaban yang sangat lama bukan? tapi tak apa, makasih untuk membaca.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: