• posting perbulan

  • the writer himself

    foto Arul Chandrana

    Penasaran Arul Chandrana? Ini dia makhluknya!

  • suka tulisan Arul Chandrana? silahkan anda berlangganan

  • temukan semua yang kau dambakan

ALAN IS GONE

meninggalkan seseorangAlan sudah memikirkan bagaimana caranya untuk mengucapkan selamat tinggal. Tapi semakin dipikirkan, semakn dia tahu itu sangat sulit untuk diucapkan, atau apalagi untuk ditunjukkan. Alan tak bisa membayangkan bagaimana jadinya dia jika harus menyaksikan Terry menangis di depannya, Alan tak sanggup untuk mendengar permohonan “jangan pergi” dari Terry. Atau, karena Terry sudah pasti tidak akan pernah mengeluarkan kalimat keberatannya—Terry sungguh tinggi hati untuk menampakkan perasaannya, Alan tahu dirinya tidak akan sanggup untuk sekedaar melihat sirat mata kesedihan darinya. Alan pun akhirnya menemukan caranya sendiri dalam mengucapkan selamat tinggal. Tidak mengucapkannya.

Untuk suatu urusan, Alan harus pergi ke Rwanda. Dia harus pergi ke sana, karena dia tidak bisa menolaknya. Terry tahu hal itu, tahu bahwa Alan akan pergi, tapi yang tidak diketahuinya adalah kapan Alan akan pergi. Alan berusaha memberi tahu Terry tapi selalu dia tidak sanggup melakukannya ampai akhirnya saat keberangkatan itu pun tiba.

Namun, pada hari keberangkatannya itu Alan merasa harus menemui Terry, apapun caranya. Alan menyadari dirinya tak sanggup untuk pergi begitu saja tanpa melihat Terry untuk penghabisan kali. Dia meminta Terry untuk datang ke tempat penampungan sementara orang-orang yang akan berangkat ke Rwanda—untuk menghadiri upacara pemberangkatan yang tidak dia sebutkan. Tapi Terry tidak datang. Terry memilih untuk tidak datang. Terry hanya berkata, kita masih bisa bertemu lain waktu, Alan. Maka sore itu, ketika semua kemeriahan pesta keberangkatan berakhir, ketika semua tawa telah usai dan berganti ketegangan di wajah dan air mata yang mengambang di pelupuk mata, Alan berangkat ke Rwanda tanpa ada yang melambaikan tangan buatnya. Alan berlayar seorang diri. Di atas kapal besar itu, di antara ratusan orang lainnya, Alan terpaku menyaksikan ratusan keluarga pengantar melambaikan tangan pada mereka. Melemparkan sapu tangan dan meneriakkan doa-doa. Tapi Alan tahu, tak satupun dari lambaian tangan, sapu tangan yang terbang terbawa angin, dan doa yang diteriakkan itu ada yang tertuju padanya. Selamat tinggal Terry, semoga ada lain waktu.

Beberapa waktu sudah dilewati Alan di Rwanda, dan tetap Terry tak tahu. Alan pun sengaja menyembunyikannya. Tiap kali dia menelpon Terry, dia gambarkan dirinya sedang berada di rumah. Dia katakan dirinya sedang memperbaiki mobil tua ayahnya seperti biasa, atau membantu membersihkan gudang yang entah bagaimana cepat sekali kotornya. Dan Terry tidak tahu, Terry sama sekali tidak tahu bahwa Alan tidak lagi di rumah, Alan tidak bisa dia temui hanya dengan menaiki bis, Alan sudah pergi, Alan sudah pergi, Alan sudah pergi tanpa ada yang mengetahui.

Suatu ketika di malam hari, ketika angin keras bertiup, dan Alan masih terjaga, dia menelpon Terry. Hanya untuk mendengar suaranya. Dan Alan berkata, di sini angin sangat kencang, awan juga tebal di luar, sepertinya akan hujan. Terry terenyum di sana, dan berkata, ayah pasti sangat senang kalau hujan benar-benar turun, dia petani yang ulet. Alan menjawab, iya, tentu saja. Ah, hujan mulai turun dengan deras di sini.

Beberapa menit kemudian mereka menutup telepon dan tidur. Dalam hati sebelum terlelap dalam kehampaan, Alan berkata, hujan di sini Terry, di sini, di Rwanda, Terry. Semoga ada lain waktu.

*
Sebelum Alan ke Rwanda, dia terpisah dari Terry hanya sekitar 45 mil, atau lebih sedikit. Dan mereka hanya perl;u naik bis jika ingin bertemu. Sekatang, mereka harus membelah samudera dan pulau jika ingin bertemu.
Sunday, December 13, 2009

One Response

  1. jangan pergi alan….😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: