Posted on November 25, 2009 by arulchandrana
Buat adikku Titin—tentu saja, memangnya ada yang lain?
Bagus, akhirnya aku dapat kesempatan camping di halaman rumah dengan adik perempuanku, Titian. Ini akan menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Bahkan mungkin tak terlupakan. Sudah sejak tiga bulan yang lalu aku menjanjikannya, tapi tiap kali kuutarakan niat ini ke bunda, beliau selalu menolaknya.
“Arul, kau baru sepuluh tahun dan [...]
Filed under: sastra | 1 Comment »
Posted on October 8, 2009 by arulchandrana
—buat Tina, trims lip icenya. Buat semua teman-temanku, persahabatan itu dibangun, dipertahankan, dan diwariskan. Diwariskan—kecuali kau tak kebagian jodoh, ha ha ha.
Larut malam. Sekarang giliranku. Saatnya untuk main internet: gratis! Temanku Habib penjaga sebuah warnet laris di Jalan Ketintang. Pelanggan yang datang tidak pernah berhenti sampai waktu tutup tiba, pukul sepuluh malam. Sebagai sahabatnya, tentu [...]
Filed under: sastra | Leave a Comment »
Posted on October 8, 2009 by arulchandrana
—buat kakak perempuanku yang telah sangat membantu.
Persahabatan; adalah ikatan yang tak mungkin tergantikan, tak habis dikikis jaman, selalu membutuhkan kesetiaan. Persahabatan adalah janji dalam hati, tak bisa ditulis tak bisa dibaca, tapi tak terpisah oleh jarak, tak terganti oleh masa. Sekali berikrar, selamanya berakar.
(Bagian akhir salah satu cerpen karya Mei)
“Tembakan tiga angka tim Fantastic akan [...]
Filed under: sastra | Leave a Comment »
Posted on May 28, 2009 by arulchandrana
Ada waktu yang sangat singkat antara ujung malam dan ambang pagi, waktu yang datangnya tak terduga, tiba-tiba muncul, kemudian menghilang dalam sekejap mata, dan ia tidak seorang diri. Waktu itu datang merayapi tiap bangunan diiringi langkah tertatih Si Ilung Lanjang*. Lalu keduanya menghilang. Tepat sebelum fajar putih menyerpih.
Ħ
“Temanmu melihatnya?” Tanya Windi penuh heran pada [...]
Filed under: sastra | Leave a Comment »
Posted on May 26, 2009 by arulchandrana
Ada begitu banyak pertanyaan yang senantiasa kita dapatkan. Kadang bahkan kita tidak yakin apakah ada jawaban untuk masing-masing pertanyaan tersebut.
Pernah kau melihatnya? Kawanan rusa padang rumput Afrika yang sedang
Filed under: ehon, sastra, think about! | Leave a Comment »
Posted on May 26, 2009 by arulchandrana
here, you will find the best and most complete writing strategies you can ever imagine. all theories of writing here are taken from writing experts from several bonfire institutes. well, by applying writing tips and tricks here, you will find how amazing you are in writing actually. well, lets write buddies!
Filed under: our writing class, sastra | Leave a Comment »
Posted on May 17, 2009 by arulchandrana
“Mengapa masih ada orang menangis?”
”Tak tahulah”
“Kau pernah juga menangiskan?”
“Tidak lagi belakangan ini.”
“Benarkah? Aku tak bisa percaya,”
“Benar, sungguh”
“Yah…”
“Mengapa kau terdengar sangat ingin aku mengatakan bahwa aku masih saja menangis sampai saat ini?”
“Bukankah begitu tahun lalu, tahun-tahun yang lalu.”
Filed under: sastra | Leave a Comment »
Posted on May 11, 2009 by arulchandrana
1
As long ago as 1860 it was the proper thing to be born at home. At
present, so I am told, the high gods of medicine have decreed that the
first cries of the young shall be uttered upon the unaesthetic air of
a hospital, preferably a fashionable one. So young Mr. and Mrs. Roger
Button were fifty years [...]
Filed under: sastra | Leave a Comment »
Posted on May 2, 2009 by arulchandrana
Trauma, an emotional shock producing a lasting harmful effect. Mungkin tiap orang memiliki trauma. Peristiwa masa lalu yang membekas lama dan menjadi teror seumur hidupnya, mencekam, kecelakaan darat, kebakaran. Gempa bumi atau sesuatu yang sangat sederhana, jatuhnya vas bunga dan kemudian di susul suatu kemarahan dan amukan. Semua itu bisa melahirkan trauma. Lantas, apakah yang [...]
Filed under: sastra | Leave a Comment »
Posted on April 8, 2009 by arulchandrana
*Oleh Nursalam AR*
*Prolog*
*Good writing is purposeful; it says something and says it correctly.
Good writing has voice and energy.
Good writing is thoughtful and thought provoking.
Good writing communicates an important message clearly to intended audience.
Good writing expresses the writer self honestly and evokes a personal
response in the reader.*
*(Christopher C. Burnham) *
*Free writing* fiksi atau menulis bebas fiksi [...]
Filed under: sastra | 2 Comments »