bertemu parajhoka bawean

legolas3

ada begitu banya hal yang kita hawatirkan, sebagian kita ragukan, tapi, kemudian kita melupakannya. ada luka dan sepi, dan karena itu, tiap rahasia harus dibagi. pada yang menanti, pada yang putus luka hati. dan, mencarilah terus…legolas

dan ada kalanya kita mesti berhenti sejenak, berpikir, lalu bertanya, di mana burung terbang paling tinggi? atau ketakutan paling besar di mana bersembunyi? apakah di bawah naungan awan yang takut pada tajamnya sinar mentari? atau birunya langit? tidak pada panjangnya alir sungai.
dan di kumalasa, masih ada potongan-potongan jala yang belum dirajut kembali, hanya sedikit mimpi, dan perih, dan beberapa helai daun yang hilang di pagi buta saat lautan mengigil.

4 Responses

  1. maju trus mas am.. TETAP SEMANGAT!!

  2. wow, saya terkejut membaca pendapat anda tentang mawlid di pulau bawean. dan juga tersadar. arigato

  3. i drop by

  4. aneeh buanget………………………
    tu apaan…………………

Leave a Reply