• posting perbulan

  • the writer himself

    foto Arul Chandrana

    Penasaran Arul Chandrana? Ini dia makhluknya!

  • suka tulisan Arul Chandrana? silahkan anda berlangganan

  • temukan semua yang kau dambakan

  • buku terbit

    klik untuk menelusur

  • klik untuk menelusur

Akhirnya aku diwisuda (dengan mengecewakan dan menyedihkan)

05 desember 2009, diselenggarakan wisuda III UNIROW. Ini adalah wisudaku, wisuda kami mahasiswa angkatan 2005—dan angkatan lebih tua yang molor kuliahnya. Dulu, aku sempat berpikir kapan akan diwisuda, tapi ketika tiba hari wisuda, entah bagaimana, dunia rasanya terjungkir balik. Belum lagi dengan adanya beberapa hal tak diharapkan untuk ada.
Acara wisuda dimulai sangat molor beberapa jam. Kami berdiri untuk waktu yang lama dalam barisan panjang seperti pengantre blt sebelum menuju tempat duduk bagi wisudawan. Keterlambatan itu sebenarnya bisa dipahami, karena tidak ada yang tdak terlambat di bumi Indonesia—kecuali daangnya hari kematian, tapi apa yang terjadi berikutnya sungguh melelahkan.
Selesai acara wisuda yang lama dan monoton, semua orang kelaparan dan bergegas pergi ke tempat pengambilan konsumsi. Dan apa yang kami dapatkan? Ternyata makanan jatah kami sudah hilang. Bukan hilang beneran sih, tapi jatah konsumsi itu oleh panitia telah diberikan pada keluarga mahasiswa yang mengambil makanan. Masalahnya, banyak mahasiswa yang terpencar dari keluarganya, seperti yang terjadi pada aku, khalili dan habibi. Maka seharian itu kami kelaparan sehabis wisuda yang melelahkan itu. Tapi apa yang terjadi berikutnya benar-benar mengecewakan.
Aku selalu percaya kami, para aurora, para mahasiswa b.inggris kelas C, bukan lagi sekedar teman atau sahabat, aku percaya bahwa kami adalah saudara. Tapi hari wisuda itu, sungguh menyedihkan. Menyesakkan mengetahui jika kita tak seratus persen benar. Atau tak tiga puluh persen benar.
Sehabis acara wisuda itu, aku, habibi, dan halili berkumpul dan mencari teman-teman yang lain. Dan kami tidak menemukan mereka. Kemana perginya? Kemana para aurora itu? Padahal kami ingin mengabadikan momen terakhir itu. Ini menyedihkan. Semua orang pergi sendiri-sendiri. Dan kami hanya menyaksikan kehampaan yang ditingagalkan mereka. Inilah yang paling menyedihkan. Kehilangan.
Kami pulang naik motor bersama, satu motor bertiga. Kami berhenti untuk minum es rumput laut di salah satu warung pinggir laut. Hanya sedikit percakapan kami saat itu. Dan yang kupikirkan, apakah kami, para aurora, masih akan bersedia berkorban untuk bertemu kembali?

Ah, ini akhir yang memalukan dan menyedihkan.

About these ads

4 Responses

  1. Tk kandake police,bandrekan.

  2. Paling tidak ada 3 alasan dari tiadanya kebersamaan:
    1. Wisudawan lgsg berlari kepada orang tuanya
    2. Ada moment penting yg ingin mereka habiskan dg ibu/bapaknya (misal, berfoto, makan siang di warung, dan nglencer)
    3. Mereka malu memperkenalkan orang tuanya

  3. skadar menambahkan alasan dari david :
    1. kurang komonikasi dan koordinasi antar panitia
    2. seharusnya time table harus jelas dan cermat
    dalam pengalokasian waktu(kok sampai siang!!! panas..qan pngen cepet2 pulang !)

    menurquw.. solusinya:
    1.Koordinasi dan komunikasi antar panitia lebih ditingkatkan
    2.Mempersiapkan dari sebelum acara

    tapi
    tetap semangat dan kerja keras panitia
    cayoooo..

  4. solusi agar aurora te2p kompak:
    bwt forum komunikasi aurora unirow tuban ( FKAUT) mirip FKMRT punyakquw…asik banged..heehehe kalo bisa alumni2 d ajak ,,hanya khusus alumni dari angkatan brapa kek sampek brapa… lumayan qan ,,heeee.. semangad……….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 26 other followers

%d bloggers like this: